Kamis, 4 Juni 2026, 8:37
Home / JAKARTA / VAKSIN TAHAP DUA DILAKSANAKAN APA ANDA TERMASUK DALAM KELOMPOK YANG DITENTUKAN
Ilustrasi Vaksin

VAKSIN TAHAP DUA DILAKSANAKAN APA ANDA TERMASUK DALAM KELOMPOK YANG DITENTUKAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Setelah melaksanakan vaksin covid – 19 tahap pertama yang diberikan pada Nakes saat ini Pemerintah akan memulai pelaksanaan vaksin tahap kedua pada tanggal 17 Februari 2021 yang rencana diberikan pada pekerja publik dilanjutkan bagi kelompok lanjut usia (lansia) di atas usia 60 tahun.

Dimulai Februari dan diharap selesai Mei 2021 vaksin diberikan pekerja publik yang terdiri dari pendidik (guru dan dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai Pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, pelayan publik (perangkat desa, BUMN, BUMD, dan pemadam kebakaran), transportasi publik, atlet, wartawan, dan pelaku sektor pariwisata (staf hotel, restoran, dan tempat wisata) sekira 16,9 juta jiwa.

Usai vaksin pada pekerja publik akan dilanjutkan pada lansia yang berjumlah sekira 21,5 juta jiwa sehingga perkiraan total 38,5 juta jiwa. Dari penjelasan Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu vaksin tahap dua ini dilakukan bagi kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi dan rentan terpapar virus covid – 19.

Kata Maxi seperti dikutip laman setkab RI Selasa (16/02/2021), “ketika mereka terlindungi lewat vaksinasi, maka kita dapat menurunkan laju penyebaran virus, mengurangi beban rumah sakit, serta membantu tenaga kesehatan,” katanya.

Vaksinasi bagi guru diprioritaskan agar membantu murid yang tak dapat belajar online atau virtual karena keterbatasannya agar segera melakukan proses belajar dan mengajar tatap muka yang dilanjutkan bagi TNI dan Polri serta kelompok pekerja keamanan lainnya karena dianggap memiliki peran penting membantu meningkatkan proses tracing atau penelusuran kontak.

Pekerja transportasi publik yang terdiri dari pekerja tiket dan masinis kereta api, pekerja bandara, pilot, pramugari, pekerja pelabuhan, pekerja Trans Jakarta dan MRT, supir bus, kernet, bahkan kondektur, supir taksi, dan juga ojek online termasuk prioritas selanjutnya tetapi tahap awal vaksin dilakukan pada pedagang pasar di Tanah Abang yang akan berjalan 6 hari menargetkan 55.000 orang.

Pemerintah akan melakukan vaksinasi tahap kedua secara bertahap karena target yang sangat besar khususnya ditujuh Provinsi Jawa dan Bali yang merupakan zona merah dimana jumlah pasien dan tingkat penyebaran tinggi di Indonesia mencapai hingga 70 persen dimana termasuk Provinsi dengan pemukiman padat yang membuat laju penularan tinggi sehingga mendapat prioritas.

Sementara sisa 30 persen dibagikan pada provinsi lainnya, “kami meminta agar Pemerintah Daerah segera menghabiskan vaksin tahap 1 yang sudah didistribusikan sebelum kami mengirim pasokan berikutnya mengingat vaksin ini ada batas kedaluarsanya yaitu enam bulan,” tutup Maxi. (Red)

Check Also

INI LANGKAH BILA DITEMUKAN KASUS GGAPA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kasus Gangguan Ginjal Akut Pada Anak (GG APA)