WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Nurul Islam, kelurahan Triwung Lor kecamatan Kademangan kota Probolinggo, Jawa Timur, menggelar tradisi Rebo Pungkasan atau Rabu terakhir bulan Syafar, atau bulan ke – 2 dari 12 bulan penanggalan Hijriyah.
Dalam tradisi ini, para santri melakukan serangkaian kegiatan. Diantaranya, doa dan dzikir bersama, mengelilingi kampung sejauh 2 kilometer dengan bersholawat Burdah (sambil membawa obor), serta meminum air yang sudah dibacakan doa, berasal dari 7 sumber mata air yang ada di desa setempat.

Menurut Pengasuh Ponpes Nurul Islam, Ustadz Muchlas.Tradisi Rebo Pungkasan merupakan salah satu tradisi turun temurun, yang tiap tahunnya selalu digelar. Tujuannya, yakni menjauhkan masyarakat dari bala atau musibah.
“Melalui tradisi yang diisi dengan acara doa, dzikir, dan sholawat bersama ini, kita ingin masyarakat Indonesia, khususnya kota Probolinggo, diberi keselamatan dan jauh dari musibah,” pungkas Muchlas, Selasa malam (14/11/2017).
- SANTRI PROBOLINGGO BERSIH – BERSIH PAKU POHON
- SAMBUT UNBK, RIBUAN PELAJAR DAN SANTRI SURABAYA GELAR DOA BERSAMA
- TANGGULANGI ABRASI, PULUHAN SANTRI PROBOLINGGO TANAM RIBUAN BIBIT MAGROVE
- SANTRI KUASAI BAHASA MANDARI, PUKAU RIBUAN WARGA TIONG HUA
- Meski Diguyur Hujan,Santri Darul Ulum Kepuh Doko Peringati I Muharram
Muchlas menambahkan, berbeda dengan tahun sebelumnya. Adanya tradisi Rebo Pungkasan kali ini, Juga dimaksudkan guna mendoakan keselamatan masyarakat menghadapi gelaran pemilukada 2018 mendatang. Harapannya, yakni agar proses Gelaran pemilu, semuanya berjalan aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Tokoh Agama kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan, Rebo Pungkasan merupakan tradisi masyarakat yang perlu dipertahankan, dan dilestarikan. Pasalnya, tradisi Rebo Pungkasan sendiri, telah jarang dijumpai di sejumlah daerah. bahkan, cenderung nyaris hilang.

“Tentunya saya mendukung kelestarian tradisi ini, karena memiliki nilai budaya, serta mampu memperkuat hubungan silaturahmi antar masyarakat. Dengan kegiatan ini, masyarakat bisa kompak berdoa bersama, guna menjaga keselamatan umat,” tandas Habib Hadi, yang juga merupakan anggota DPR RI, komisi VII tersebut. (Zulkiflie/Halu)

Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.