Rabu, 3 Juni 2026, 16:11
Home / NEWS / UDD PMI KOTA PROBOLINGGO RAIH ISO

UDD PMI KOTA PROBOLINGGO RAIH ISO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pemerintah Kota Probolinggo mendapat apresisasi dari tingkat international, terkait sistem manajemen Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia. Apresiasi itu melalui sertifikat ISO 9001:2015 dari Equal Assurance Australia, yang diserahkan  pihak assurance kepada Ketua PMI Kota Probolinggo, Indi Eko Yanuarto, dan disaksikan Wali Kota Probolingo Rukmini, Rabu (09/01/2019).

Sertifikat diberikan lantaran UDD PMI kota mangga menunjukkan quality management systems dalam memberikan blood donation services and production of blood product in the form of whole blood, packed red blood cells, liquid plasma, platelets and platelet rich plasma (layanan donor darah dan produksi produk darah dalam bentuk darah lengkap, sel darah merah dalam kemasan/kantong, plasma cair, platelet dan plasma kaya platelet).

“Ini hasi kerja keras sehingga posisi ISO 9001:2015 bisa kami dapatkan. Alhamdulillah, meski banyak penilaian dan temuan bersifat minor serta usulan yang berisi kebaikan. Usulan konstruktif untuk UDD PMI sendiri. Ini yang kami tunggu-tunggu,” kata Indi Eko Yanuarto.

Menurutnya, action mengikuti penilaian sertifikasi merupakan hasil musyawarah kerja Provinsi Jawa Timur yang menyatakan UDD PMI se-Jawa Timur melakukan ISO 9001:2015. Distribusi darah, kata Indi, selama ini darah dari UDD PMI Kota Probolinggo juga dimanfaatkan sampai ke seluruh Probolinggo baik di kota atau kabupaten.

Ia mengimbau kepada seluruh pengurus kecamatan, sebagai pejuang kemanusiaan yang mengelola dan mendistribusikan darah karena darah yang diolah telah diakui oleh Jawa Timur.

Ketua PMI yang aktif di berbagai organisasi ini pun mengutarakan ucapan terima kasihnya kepada Wali Kota Rukmini. Sebab, telah menempatkan PMI di posisi yang strategis.

“Selain UDD, poli PMI juga akan melakukan perbaikan sehingga PMI tidak hanya terlihat wujudnya saja tetapi dampaknya pada masyarakat jangan terasa kurang. Ini yang sekarang kami dengungkan pada seluruh stakeholder PMI. Besar harapan kami, pengakuan legalitas menjadikan PMI terus berkembang,” harap Indi.

Selama ini yang menjadi mitra dalam mendistribusikan darah adalah RSUD dr Mohamad Saleh. Pasalnya, sebanyak 70 persen darah di UDD atas permintaan dari RSUD di Kota Probolinggo tersebut.

Tim auditor Equal Assurance Australia, Ainur Leksono mengaku sangat terkejut dengan perubahan UDD PMI Kota Probolinggo. “Saat kami melakukan audit, ternyata respons luar biasa terutama service exellent-nya. Action UDD cepat sekali, banyak saran yang sudah diperbaiki padahal saran itu untuk satu tahun ke depan, tetapi sudah di-close,” tuturnya.

Ainur dan tim mengaudit UDD cukup dalam waktu tiga hari. Padahal, banyak organisasi yang diproses olehnya butuh waktu lebih satu minggu.

“Ini luar biasa. Menurut equal assurance Australia, yang bersertifikasi internasional hanya dua, Kota Probolinggo dan Surabaya. Ini langkah pioner. Semoga ini bukan langkah akhir, tetapi langkah awal untuk memberikan pelayanan masyarakat lebih baik dan jadikan masyarakat sebagai mitra terpercaya dalam menyediakan darah se-Jawa Timur. Sukses atas pencapaiannya,” beber Ainur.

Sementara itu, Wali Kota Rukmini sangat bangga atas sertifikasi yang diraih UDD PMI Kota Probolinggo. Bagi Rukmini, Pemerintah telah membantu (UDD PMI) tetapi diimbangi dengan kerja keras sehingga mendapatkan hasil yang luar biasa.

“Ini sangat membanggakan khususnya tim UDD. Pengajuan dari sebuah mesin kecil (pemilah plasma) lewat hibah Dinas Kesehatan bisa memberikan pelayanan luar biasa untuk masyarakat. Jika tidak ada yang mau bekerja keras mengelola, jelas tidak akan bisa memajukan PMI hingga menerima sertifikat ISO ini,” tegas Rukmini. (Zulkiflie)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …