Sabtu, 18 Agustus 2018, 5:29
Home / NEWS / STRES, KAKEK DI TRENGGALEK TEWAS TERCEMPLUNG SUMUR
Proses Evakuasi Korban Dari Dalam Sumur. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

STRES, KAKEK DI TRENGGALEK TEWAS TERCEMPLUNG SUMUR

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Nasib apes kini tengah dialami seorang kakek asal Dusun Karang Rt 24 Rw 07 Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Pasalnya, kakek yang bernama Musdi (70) ditemukan tewas didalam sumur milik warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Mardianti (47). Berawal saat saksi hendak menjalankan ibadah sholat isya. Usai sholat, saksi berusaha mencari korban didalam rumah akan tetapi setelah beberapa saat keberadaan korban tak kunjung ditemukan.

Dikonfirmasi mengenai penemuan mayat yang ada didalam sumur ini, Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Penemuan mayat didalam sumur yang ada di Desa Karang Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek ini memang benar adanya. Korban ditemukan tidak bernyawa didalam sumur oleh anak nya yang bernama Mardianti,” ungkapnya, Minggu (10/12/2017).

Ditambahkan Supadi, “setelah beberapa saat dicari didalam, korban tak kunjung ditemukan.”

Hingga membuat saksi mencarinya diluar rumah. Pada saat saksi mencari dibelakang area rumah tepatnya disebuah sumur, saksi terkejut mendapati sarung warna coklat dan sepasang sandal jepit yang sebelum kejadian dipakai oleh korban.

Merasa curiga dan panik, akhirnya saksi berteriak minta tolong untuk membantu mengeluarkan korban dari dalam sumur. Hingga selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk melakukan proses evakuasi.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda – tanda dan bekas – bekas kekerasan atau penganiayaan yang tidak wajar pada tubuh korban. Selain itu, hasil Visum luar pun mendapati bahwa korban meninggal dunia lantaran kehabisan oksigen saat berada didalam air,” imbuhnya.

Menurut keterangan saksi (anak korban), sebelumnya korban pernah mengalami gangguan jiwa dan dirawat di RSJ Menur Surabaya pada tahun 2016 dan seringkali melakukan percobaan bunuh diri sejak tahun 2015. Bahkan korban mengalami gangguan jiwa temperatur yang kadang kambuh dan kadang sehat. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

GANDENG MARK PLUS, PEMKAB TRENGGALEK DORONG PENGELOLAAN POTENSI DAERAH 

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Gandeng Mark Plus, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dorong pengelolaan potensi daerah guna proses …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *