WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Guna meningkatkan Pemerintahan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang kuat akan akar adat dan budayanya. Pemkab Probolinggo berencana mematenkan baju resmi daerahnya, agar bisa dipakai di tiap momen acara penting kabupaten setempat.
Rencana itu tercetus dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD kabupaten Probolinggo, yang digelar di kantor DPRD setempat. Rapat paripurna kali juga menjadi momen peringatan hari jadi kabupaten Probolinggo, atau ‘Harjakabpro’ ke 272.
Sebagaimana diketahui, hingga saat ini kabupaten Probolinggo, masih belum memiliki pakaian daerah resminya. Yang mana, mampu menunjukkan jati diri atapun kearifan lokal, dari warga kabupaten Probolinggo.
Seperti yang disampaikan Musayyib Nahrawi, selaku wakil ketua DPRD kabupaten Probolinggo. Menurutnya, sampai kini identitas yang mampu merepresentasikan jati diri warga kabupaten Probolinggo, yakni melalui ikat kepala khas milik warga suku Tengger, atau yang umum disebut ‘Odeng.’
Sementara, untuk model pakaian khas warga kabupaten Probolinggo, masih belum diketemukan bentuknya. Atas hal itu, Pihak Legislatif bersama Pemkab Probolinggo, segera menggodok masalah pakaian resmi daerah itu, guna menguatkan kembali adat dan budaya kabupaten Probolinggo.
“Kabupaten Probolinggo, sampai kini belum mempunyai baju daerah resminya. Walau Adapun, itu sebatas odeng suku tengger. Kedepan kita akan bersama – sama mencari baju adat yang pas, untuk mewakili jati diri masyarakat kabupaten probolinggo itu kayak apa,” Tutupnya, Rabu (18/04/2018).
Selain para anggota DPRD kabupaten Probolinggo, dalam rapat paripurna istimewa itu, juga dihadiri Pj bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo, dan Forkopimda setempat. (Zulkifkie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.