WAGATABERITA.COM – BONDOWOSO. Pengaruh musim penghujan, yang kerap berdampak pada rusaknya komoditi pertanian sayuran di sejumlah daerah, sehingga mendongkrak naiknya harga sayuran di pasaran.
Momen tersebut, nampaknya dimanfaatkan betul oleh pemuda asal kabupaten Bondowoso Jawa Timur ini, Minggu (12/03/2017).
Semenjak sering meroketnya harga sayur di pasar, Hermansyah (28) warga Cindogo kecamatan Tapen Bondowoso, berinovasi dengan membudidayakan Jamur Tiram.
Inovasi Hermansyah, berbuah manis lantaran kini warga sekitar rumahnya, mulai beralih mengkonsumsi Jamur Tiram sebagai pengganti sayuran, karena harganya lebih murah yakni, Rp 13.000,- Perkilogram.
Tak hanya diminati para tetangga rumahnya, budidaya Jamur Tiramnya bahkan juga menjadi buruan para pedagang sayuran baik lokal, maupun luar daerah.
“Ya dari hasil budidaya jamur tiram ini, keuntungan bersih yang saya peroleh sebulannya sekitar Rp 15 juta perbulan,” ungkap Hermansyah.
Dalam usahanya itu, Hermansyah tak hanya membudidayakan Jamur Tiram berwarna Putih saja, tapi juga ada Jamur Tiram berwarna Pink dan Cokelat. Dimana, Jamur tersebut berguna untuk menurunkan Kolesterol jahat dalam tubuh. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.