Minggu, 19 April 2026, 1:33
Home / BONDOWOSO / PEMKAB BONDOWOSO BENTUK TIM ANTI MAFIA HARGA PASAR JELANG RAMADHAN
Pedagang Cabai Pasar Bondowoso. Sumber Foto : Zulkiflie

PEMKAB BONDOWOSO BENTUK TIM ANTI MAFIA HARGA PASAR JELANG RAMADHAN

WAGATABERITA.COM – BONDOWOSO. Jelang bulan Ramadhan beberapa harga bahan pokok di Pasar Induk Tradisional Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Kamis (04/05/2017) mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga cukup tinggi, terjadi pada komoditi Cabai dan Bawang Putih. Saat ini, harga Cabai Rawit Merah naik seharga Rp 50.000 perkilo, dari harga sebelumnya yakni Rp 43.000 perkilo.

Bawang Putih naik seharga Rp 46.000 Perkilo, dari harga sebelumnya yakni Rp 44.000 Perkilo. Sedangkan Bawang Merah, naik seharga Rp 30.000 perkilo dari harga sebelumnya Rp 27.000 perkilo.

Sementara beberapa komoditi lainnya seperti Gula, Telur, dan Cabai besar mengalami kenaikan rata – rata Rp 1.000 Perkilo. Kenaikan harga beberapa komiditi tersebut, sangat dikeluhkan para pedagang pasar, lantaran daya beli masyarakat yang menurun karena mahalnya harga.

“Sejak naiknya sejumlah barang, pembeli yang belanja cabai di pasar menurun drastis. Saya harap ada kebijakan pemerintah mengatasi masalah ini,” ungkap Zainudin, pedagang Cabai.

Menyikapi masalah itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, membentuk Tim anti Mafia harga, bekerja sama dengan pihak Kepolisian Polres Bondowoso dan Pihak Bulog.

Kepala Diskoperindag Bondowoso, Bambang Soekwanto menyampaikan, selain membentuk Tim anti mafia harga jelang Ramadhan, Pemkab Bondowoso juga akan melakukan operasi pasar bersama pihak Bulog untuk menstabilkan harga utamanya bahan pokok.

“Kalo permainan harga yang terjadi jelang Ramadhan, diduga ada beberapa oknum mafia harga yang menimbun beberapa komoditinya, untuk di jual saat ramadhan nanti,” kata Bambang. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

HORE HARGA MINYAK GORENG MURAH INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan ibu