Rabu, 22 Juli 2026, 2:17
Home / NEWS / POLITIK / PKB, PDIP PROBOLINGGO BERIKAN SINYAL KOALISI DI PILBUB 2018
Malik Harmain Saat Bertandang Di Kantor PDI Perjuangan. Sumber Foto : Zulkiflie

PKB, PDIP PROBOLINGGO BERIKAN SINYAL KOALISI DI PILBUB 2018

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Jelang pertarungan pemilihan Bupati Probolinggo Jawa Timur, tahun 2018 mendatang. Partai Kebangkitan Bangsa wilayah setempat, memberikan sinyal adanya jalinan politik dengan PDI Perjuangan.

Indikasi itu nampak, setelah Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Abdul Malik Haramain mengikuti penjaringan calon Bupati (cabup) dan calon wakil Bupati (cawabup) Probolinggo yang digelar di kantor PDI Perjuangan, Jum’at (02/06/2017).

Menurut Malik, Dari formulir yang diambil sebelumnya, dirinya melihat ada banyak kesamaan visi misi yang disyarakat PDIP. Seperti kesehatan gratis, pendidikan gratis bagi warga kabupaten.

Lebih jauh Malik menjelaskan, PKB merupakan partai nasioalis relegius yang terlahir dari para ulama, mempunyai komitmen membangun dan memberdayakan masyarakat bawah. Konsep itu, sejalan dengan slogan PDIP sebagai partai nasionalis yang menggambarkan partainya wong cilik.

“Di tingkat nasional, PKB merupakan partai penyokong pemerintahan. Bisa jadi koalisi di tingkat nasional juga terjadi di Kabupaten Probolinggo. Tapi, kita lihat dinamika politik yang berkembang,” kata Malik.

Namun, disinggung terkait kemungkinan berduet dengan HA Timbul Prihanjoko di Pilkada 2018, Malik menjawabnya dengan diplomatis.

Diketahui, Sebelumnya ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, HA Timbul Prihanjoko, telah mengambil formulir untuk dapat maju sebagai cawabup.

Malik sendiri, merupakan kandidat cabup dari PKB. Namun, PKB hanya punya 8 kursi di DPRD kabupaten setempat. Padahal, untuk mengusung pasangan calon, partai atau gabungan partai, harus mempunyai 9 kursi.

Sementara, Tim penjaringan calon dari PDIP, Suhud, membenarkan jika saat ini baru ada 2 nama, yakni Malik Haramain dan Timbul yang mengambil formulir penjaringan masing – masing sebagai cabup, dan cawabup.

Namun, Suhud mengelak kemungkinan 2 pendaftar tersebut, nanti manjadi pasangan yang bakal diusung partainya.

“Yang menilai adalah DPD. Setelah itu diproses di pusat, dan disana pertarungan menentukan siapa calon yang akan maju nantinya. Kami sebagai petugas partai, menjalankan rekomendasi dari DPP,” terang Suhud.

Diketahui, komposisi kursi DPRD Kabupaten Probolinggo terdiri dari Partai Nasdem (14 kursi), PKB dengan 8 kursi, Kemudian PDI – Perjuangan, Partai Golkar, PPP dan Gerindra yang masing – masing memperoleh 5 kursi. Selanjutnya ada Hanura dengan 2 kursi serta Demokrat mendapat 1 kursi.

Jika ingin mengusung calon, parpol harus memenuhi syarat 20 persen jumlah perolehan suara atau 25 persen jumlah kursi di DPRD (9 kursi). (Zulkiflie/Dir)

Check Also

TRUK HAMPIR NABRAK RUMAH DAN MASUK SUNGAI

WATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kecelakaan terjadi di Probolinggo. Kali ini terjadi pada sebuah truk Hino tangki …