Rabu, 10 Juni 2026, 14:21
Home / EKONOMI / SEPEKAN RAMADHAN HARGA SAYURAN DI PROBOLINGGO MERANGKAK NAIK
Lapak Pedagang Sayur. Sumber Foto : Zulkiflie

SEPEKAN RAMADHAN HARGA SAYURAN DI PROBOLINGGO MERANGKAK NAIK

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Memasuki pekan pertama Ramadhan, Di pasar tradisional Semampir, Kraksaan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, beberapa komoditas sayuran mulai merangkak naik. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada Kentang, yang semula dibawah Rp 10.000 perkilogram, menjadi Rp 13.000 perkilogram, Jum’at (02/06/2017).

Diikuti Wortel, dari harga sebelumnya Rp 10.000, naik menjadi Rp 12.000 perkilogram. Sementara, jenis sayuran seperti Tomat dan lainnya, kenaikan harganya tidak terlalu signifikan.

Harga cenderung stabil, terjadi pada Cabai dari yang berukuran kecil atau Cabai Rawit, dan Cabai Merah besar. Saat ini, Cabai Rawit dikisaran Rp 60.000 perkilogram, dan Cabai Merah besar seharga Rp 30.000 perkilogram.

“Naiknya harga terjadi karena tidak adanya pasokan dari petani, ditambah cuaca buruk yang menimpa tanamannya. Untuk menyiasatinya, ya harus meminta sayuran dari luar daerah guna memenuhi permintaan pasar,” kata Purwanto, pedagang sayur mayur.

Sementara Dinas Perdagangan bersama Satgas Pangan yang mengontrol harga sayur, menduga kenaikan harga komoditas sayur mayur terjadi, akibat permainan harga pedagang dan tengkulak. mereka menaikkan harga secara sepihak dengan memanfaatkan momentum Ramadhan.

Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Probolinggo, Deni Kartikasari menyampaikan, petugas berjanji akan melakukan normalisasi harga sayur, dengan rutin melakukan sidak pasar, serta mendorong pedagang membeli langsung sayur mayur dari petani, tanpa melalui tengkulak. Tujuannya, agar pedagang tidak merugi serta kebutuhan belanja pasar bagi masyarakat terpenuhi. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

PERTEMUAN G20 HINGGA PERNYATAAN DELEGASI

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Agenda pertemuan G20 dilangsungkan di Indonesia