WAGATABERITA.COM – MALANG. Dimas Maulana Ibrahim (8) tenggelam di Sungai Brantas, Tlogomas, Kota Malang akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa Senin (12/06/2017) pukul 09 : 00 WIB pagi ini.
Informasi yang diterima dari tim Basarnas Surabaya, pagi ini malam tadi menyebutkan, pencarian terhadap Dimas Maulana Ibrahim (8), telah membuahkan hasil, namun ia sudah meninggal dunia.
Putra dari hasil pernikahan Ahmad Erik (35) dan Sriatin (36) tercatat sebagai pelajar Kelas 1 SDN Tlogomas 1 Kota Malang terseret arus sungai Brantas Sabtu (10/06) sekira pukul 14 : 30 WIB. Waktu itu Dhimas, mandi bersama temannya bernama Febby. Tapi sementara mandi di aliran Sungai Brantas (Brantas Elo), tiba – tiba Dimas hanyut.
Atas peristiwa itu, tim SAR
Dantim Rescue Basarnas Surabaya selaku OSC (on scene commander) Ops SAR sungai Brantas, Kota Malang, Novic Heriyadi melaporkan, bersama tim Basarnas lainnya ke lokasi melakukan pencarian.
Hari Senin (12/06) pencarian di mulai pukul 07 : 00 WIB.Team dibagi menjadi 4 SRU.
SRU I Penyisiran dari TKM – Jembatan Suhat, SRU II penyisiran dari Jembatan Suhat – Jembatan hotel Kartika, SRU III (sru air) 2 Prau refting penyisiran dari TKM – Jembatan hotel Kartika dan SRU IV pemantauan di jembatan – jembatan Bioro – Jembatan hotel Kartika, kata Asnawi Suroso.
Dalam pencarian kali ini melibatkan unsur Basarnas Surabaya, PMI Kota Malang, BPBD Kota Malang, PPMR, Awangga, Mahameru, Impala UB, SAR Pakem, RJT dan masyarakat setempat
Hasilnya pukul 09 : 00 WIB Dimas ditemukan 200 meter dari Tempat Kejadian Musibah (TKM) dan telah meninggal dunia.
Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. (Haludin Ma’waledha)
Video Penemuan Korban Dimas Maulana Ibrahim Yang Terseret Arus Sungai Brantas Di Malang. Sumber : Asnawi Suroso, tim SAR
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.