WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pasca peristiwa tenggelamnya seorang wisatawan, di areal obyek wisata snorkeling pulau Gili Ketapang, kecamatan Sumberasih kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu lalu (20/08).
Rabu (23/08/2017), Dinas Kepemudaan Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (DISPORAPARBUD), bersama DISHUB, BPBD, Polsek dan Koramil, Sumberasih, kabupaten Probolinggo, langsung melakukan peninjauan, ke lokasi kecelakaan laut.
Dari peninjauan petugas, informasi warga, dan pengelola wisata snorkeling. Diketahui peristiwa tenggelamnya wisatawan, atas nama Andi Nanda Kasih Hidayatullah (22) warga Sidoarjo, terjadi sebelum wisata snorkeling dilakukan. korban tenggelam, saat tengah berfoto selfie menggunakan Drone.

“jadi dari informasi dilokasi, korban tenggelam karena terperosok kedalam palung atau jurang laut. Sebenarnya korban dan 6 rekannya sudah waktunya snorkeling, namun mereka menolak karena ingin berfoto selfie dulu,” ungkap Sidik Widjanarko, Kadisporaparbud kabupaten Probolinggo.
Sidik menambahkan, atas terjadinya kecelakaan laut tersebut, disepakati jika aktifitas wisata snorkeling di perairan laut Gili Ketapang, sementara waktu dihentikan atau ditutup. Keputusan itu diambil, lantaran wisata snorkeling setempat belum berijin. Petugas memberikan tenggak waktu terhadap para pengelola snorkeling, berjumlah 12 orang itu, agar menyelesaikan ijin operasi wisata terlebih dahulu.
Selain itu, dari pertemuan antara perwakilan Pemkab Probolinggo, warga, dan para pengelola wisata, dihasilkan 9 poin penting. Diantaranya, kegiatan operasional dimulai dari pukul 06 : 00 – 17 : 00, penentuan zona larangan, penyediaan rambu larangan, penyiapan petugas penjaga pantai dan lainnya. (Zulkiflie/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.