WAGATABERITA.COM – MUNA. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Muna, bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari Provinsi Sultra, menggelar Pelatihan berbasis kompetensi non instutisioanal, di tiga Kecamatan di Muna yakni Kecamatan Napabalano, Kecamatan Lohia dan Kecamatan Kontunaga.
Turut hadir dalam acara itu, Bupati Muna LM Rue Man Emba ST yang di dampingi langsung oleh Kadis Nekertrans, Fajaruddin Wunanto ST.M.si, dan Kepala BLK Kendari Provinsi Sultra, Dra Andi Asriani Koke, juga di hadiri oleh para camat di tiga kecamatan yang mendapatkan kegiatan pelatihannya itu.
Kegiatan tersebut diresmikan dan dibuka langsung oleh Bupati Muna, LM Rusman Emba, di aula Nakertrans, pada Senin (04/09/2017), dengan di hadiri oleh 48 peserta dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Napabalano, Kecamatan Kontunaga dan Kecamatan Lohia.
Tujuan di adakannya adalah untuk meningkatkan keterampilan pada masyarkat pencari kerja agar menjadi tenaga kerja yang berkualitas, produktif, kompoten, dan berdaya saing serta mampu membuka lapangan kerja sendiri sesuai dengan perkembangan pasar kerja.
Dalam kegiatannya Dinas Nakertrans Muna dan BLK Kendari mengadakan dua paket pelatihan yang berbeda, diantaranya pelatihan instalasi penerangan (instalator) paket IV dan pelatihan operator berbasis office (Computer) Paket I dan II. Kesemuanya kegiatan pelatihannya itu berpusat di tiga kecamatan tersebut.
Bupati Muna dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah momentum yang tepat dan sangat mengapresiasi diri kita, untuk bangkit dari keterpurukan ilmu.
“Walau pelatihan ini hanya merupakan basic tapi pada dasarnya akan menjadi berguna apabila di terapkan dengan sungguh – sungguh. Jangan hanya berdiam diri dari ilmu pelatihan ini. Kita harus kembangkan, karena semakin tinggi keilmuan seseorang maka semakin tinggi pula kesejahteraannya,” singkatnya dalam peresmian pelatihan itu.
Kepala BLK Kendari dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program pemerintah ini diadakan semata – mata untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran yang ada. karena kita melihat sekarang ini nyata banyak pengangguran di indonesia khususnya di muna. olehnya itu kita tetap memberikan keterampilan, skill atau pengetahuan sehingga bisa diserap dan bisa membuka peluang usaha industri yang baru.
Andi Asriani pun menyampaikan jika dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan nanti, di akhir penghujung kegiatannya, akan diadakan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan produktifitas para pencari kerja dengan tujuan mengurangi pengangguran dan kemiskinan yang ada di Kabupeten Muna.
Sementara, Kadis Nakertrans dalam acara peresmian dan Pembukaan pelatihan itu, dirinya sangat mengapreseasi dan berharap kepada para pencari kerja agar dapat memanfaatkan sebaik mungkin ilmu dari kegiatan yang di adakan oleh BLK Kendari itu.
“Jangan kita lihat kecilnya biaya pelatihannya namun, marilah kita lihat ilmunya, Karena sangat baik untuk kita. Dan ajaklah diri atas kemampuan kita untuk mendapatkan ilmu dari pelatihan ini. Agar kelak ilmu yang kita dapatkan dapat berguna bagi diri sendiri dan juga bisa bermanfaat untuk orang banyak,” Ucap Fajaruddin Wunanto kepada peserta pelatihan.
Dalam kesempatan itu pula, Kadis Pengganti Sarifuddin Teno itu, di hadapan Bupati Muna, selain memberikan apreseasi kepada peserta pelatihan, Dia pun sempat menyindir bangunan kantor yang di tempatinya itu yang sudah berusia kisaran puluhan tahun belum pernah mendapatkan perhatian pemerintah Kabupaten. Sementara hampir disetiap bulannya dua pihak kementerian yang menaungi instansi yang dipimpinnya itu sering berkunjung.
Olehnya itu dia berharap pada tahun 2018 bisa mendapatkan pembangunan gedung baru. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.