WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Terjadinya krisis kemanusiaan yang menimpa warga etnis Rohingya, di Myanmar. Menggugah rasa simpatik dari sejumlah kalangan, tak terkecuali gerakan pemuda Ansor, cabang Probolinggo, Jawa Timur.
Sebagai bentuk solidaritas sesama muslim, Pengurus gerakan pemuda Ansor kabupaten Probolinggo, bersama sejumlah gus muda pondok pesantren, berkomitmen siap memfasilitasi para anak – anak korban kekerasan etnis Rohingya.
Bentuk kepedulian berupa, penggalangan dana yang akan disalurkan melalui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Serta, anak – anak korban kekerasan etnis Rohingnya, siap ditampung oleh sejumlah pondok pesantren yang diasuh oleh Gus – Gus muda di Probolinggo.
Ketua cabang GP Ansor kabupaten Probolinggo, Mukhlis mengatakan, komitmen bersama dalam menampung anak – anak korban kekerasan di Myanmar, merupakan langkah nyata kepedulian NU, GP Ansor dan pemerintah dalam menanggulangi krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya, yang banyak menelan korban.

“Untuk merealisasikan aksi kepedulian itu, GP Ansor akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Seperti Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan pemerintah kabupaten probolinggo, yang tergabung dalam Rijalul Ansor,” pungkas Mukhlis, Rabu (06/09/2017).
Selain itu, dalam waktu dekat tepatnya pada 10 September mendatang. GP Ansor bersama PCNU kabupaten Probolinggo, dan kota Kraksaan akan melakukan do’a bersama. Sekaligus penegasan komitmen bersama keseriusan penanggulangan krisis kemanusiaan Myanmar. (Zulkiflie/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.