WAGATABERITA. COM – MUNA. Hingga dua hari kedepan atau sampai pada kamis (12/10) kapal perang Kapal Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin akan berlabu dipelabuhan Nusantara Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam rangka misi Ekspedisi Bhakti Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), yang digelar langsung oleh Kemenko PMK RI.
Adalah wilayah kepulauan di Sultra, yakni Kabupaten Muna yang menjadi sasaran pertama setelah bertolak dari Markas besar angkatan Laut RI (Surabaya). Dan hal ini adalah merupakan langkah kerja yang selama ini di bangun oleh Bupati Muna LM Rusman Emba dengan pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenko RI.
Banyak orang menilai jika Bupati Muna paling jarang berada di daerah, tempat yang ia pimpin, namun hari ini Pada Selasa (10/10), komunikasi yang di bangunnya dengan pemerintah pusat demi mengangkat harkat dan martabat daerah yang di pimpinnya, menuaikan hasil yang tidak sia – sia, hingga program NKRI Ekspedisi Bhakti PMK yang tujuannya kebeberapa daerah lain di Nusantara, salah satunya Muna yang pertama di singgahinya.
- PEMBERHENTIAN MUNARTI SARAT KEPENTINGAN, SURAT MENDAGRI RI BERBEDA DENGAN SK PJ GUBERNUR SULTRA
- INI GEBRAKAN BUPATI MUNA, GARUDA BUKA RUTE PENERBANGAN RAHA – KENDARI
- BUPATI MUNA BUKA PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI NON INSTITUSIONAL
- 100 CALON PENUMPANG TERLANTAR, KEPALA SOP RAHA TERANCAM DIGANTI
- DIDUGA MINYAK MENTAH, RAKYAT MUNA GEGER
- DEMI 7 PESONA WISATA MUNA, POKDARWIS DEKLARASIKAN DIRI
Staf Ahli Menko PMK RI Sonny Harry B Harmandi menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Tim akan menjelajah untuk koridor papua selatan. Pertama singgah di Muna, kemudian ke Ambon untuk pengisian bahan bakar lalu masuk Tual, Dobo sampai Merauke. Tanggal 28 Oktober 2017 puncaknya atau bertepatan dengan jatuhnya hari Sumpah Pemuda.
“Tujuannya salah satunya pertama kita ingin melihat bagaimana perkembangan pembangunan manusia dan kebudayaan di daerah – daerah. Yang kedua ini adalah bentuk kehadiran negara, kita ingin menyapa, bersilaturahim, mendengarkan dan bertemu langsung dengan masyarakat sambil membawa yang bisa disebut bantuan atau oleh – oleh dari Jakarta,” Kata Sonny ketika ditemui di Rujab Galampano, Selasa (10/10/2017).

Selain kedua tujuan tersebut, yang ketiga yakni menanamkan rasa cinta tanah air. Karena daerah perbatasan merupakan pilar utama pembangunan dari punggiran. Nah Ekspedisi ini merupakan wujud dari bentuk perhatian pemerintah. Bantuan yang diturunkan beraneka rupa, ada hand traktor untuk pertanian, buku sekolah dan lainnya.
Bupati Muna LM. Rusman Emba menyambut gembira hadirnya tim ekspedisi. Rusman menerangkan Raha seperti yang nampak ketika tim turun didaratan tanah sowite. Raha merupakan ibukota dari Muna, namun ibukota sesungguhnya berada di tongkuno yang jaraknya kurang lebih 30 KM dari Rujab Galampano. Diterangkan bahwa dahulu Raha terdiri dari hamparan pasir dan banyak pedagang ikan. Karenanya Muna dengan laut begitu erat dan tak dapat dipisahkan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada tim Ekspedisi Bhakti PMKRI, yang sedang menjalankan misinya berbagai wilayah di NKRI ini, hingga Daerah kami Muna lah yang menjadi sasaran pertamanya dalam perjalanan Ekspedisinya,” ucapnya.
Dalam giat Ekspedisi Bhakti PMK RI ini, Kemenko PMK RI menurunkan pasukannya sebanyak 138 dari sipil yang dipimpin langsung oleh dua staf ahli kementeriannya yakni Staf ahli bidang Kependudukan, Sony B Harmadi dan Staf Ahli Bidang SDGs (Bidang Pembangunan Berkelanjutan), Ghafur Dharmaputra serta salah seorang Kepala Bidang Kemenko PMKRI, Yasrif Yaddi, S.STP, M.Si yang juga merupakan putra daerah Kabupaten Muna. Selain itu pula juga tim Ekspedisi Bhakti PMKRI ini menurunkan timmnya dari personil Angkatan Laut sebanyak 168 di bawa komando Letkol Laut (P) Stanley Lekahena. (Zainal Arifin Suyoto / Halu).
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.