Selasa, 23 Oktober 2018, 2:24
Home / PROBOLINGGO / BELUM KANTONGI IJIN LENGKAP, GOJEK DIRAZIA

BELUM KANTONGI IJIN LENGKAP, GOJEK DIRAZIA

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Dianggap masih belum mengantongi ijin lengkap, Aparat Kepolisian bersama Satuan Polisi Pamong Praja, dan petugas Dinas Perhubungan kota Probolinggo, melakukan razia para driver ojek online dengan menyisir satu persatu, sejumlah warung yang kerap dijadikan pangkalan ojek online, berlokasi di gedung olah raga Ahmad Yani kota setempat, Selasa (24/10/2017).

Kedatangan petugas, bertujuan guna memberikan teguran sekaligus himbauan kepada para driver ojek online, agar sementara waktu berhenti melakukan aktifitasnya, dari mengangkut penumpang ataupun melayani order ojek lainnya.

Tindakan tegas itu diambil, mengacu pada revisi peraturan menteri perhubungan no 26 tahun 2017, yang mewajibkan setiap angkutan, baik BPKB atau STNK nya harus berbadan hukum maupun Koperasi. Sementara fakta dilapangan, angkutan ojek online masih milik perseorangan.

Selain masih dipermasalahkan oleh jasa transportasi umum, seperti angkutan umum, becak maupun lainnya. Aktifitas ojek online di Probolinggo, kini dianggap mulai meresahkan. Pasalnya, berdasarkan informasi warga banyak driver ojek online yang mulai beroperasi secara offline.

Diduga, hal itu terjadi akibat terlalu banyaknya driver ojek online yang beroperasi, hingga menimbulkan persaingan tidak sehat. “tiap hari ada saja driver ojek, yang mangkal disini.

Namun saat ini sudah berkurang. Kalo keluhan mereka sih sudah terlalu banyak jumlah driver ojek saat ini,” ungkap Fitri, salah seorang pemilik warung yang tempatnya sering digunakan, sebagai pangkalan ojek online.

Sementara itu, saat awak media hendak melakukan konfirmasi, terhadap pimpinan kantor cabang online yang ada di Probolinggo, salah seorang petugas jaga, malah berusaha menghalang-halangi peliputan yang dilakukan oleh media.

Menyikapi polemik ojek online itu, Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal menyatakan akan mengambil tindakan tegas, jika nantinya masih diketemukan driver ojek yang beroperasi di lapangan. Petugas bahkan akan melakukan penyegelan kantor cabang ojek online, apabila peringatan petugas tidak diindahkan.

“jika terbukti melanggar, kita tentunya akan lakukan tindakan baik secara tertulis, teguran, atau yang paling tegas yakni penyegelan. Sebelum ijin mereka dilengkapi,” jelas Alfian. (Zulkiflie)

Check Also

BEGAL MOTOR T – O POLDA JATIM DITEMBAK

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pelaku begal motor Amin bin Nopokor (27), warga Desa Sumendi, Kecamatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *