WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Seorang siswi SMA di kota Probolinggo, Jawa Tiimur, nyaris dihantam kereta api Mutiara Timur, loko 87 jurusan Surabaya – Banyuwangi, saat tengah mengendarai sepeda motor maticnya dan berusaha menyebrangi persimpangan rel kereta api, Sabtu (11/11/2017).
Adalah Deasy (18), warga jalan Merbabu, Triwung Lor kecamatan Kademangan kota Probolinggo. Korban merupakan murid sekolah menengah atas As – Sulthon, Triwung Kidul, kecamatan Kademangan kota setempat. Peristiwa na’as terjadi selepas korban pulang dari sekolahya.
- KECELAKAAN MAUT, GURU SMP MENINGGAL DI TEMPAT
- HANTAM TRUK TANGKI, PENGENDARA MOTOR TEWAS, DAN MOTOR TERBAKAR
- JENAZAH KANG AKHIRNYA DIKUBURKAN DI PROBOLINGGO, KELUARGA TETAP CARI KEADILAN
- JADI KORBAN TEWAS LAKA, KANG YUK 2016 DIKUBUR TANPA SEPENGETAHUAN KELUARGA
- KELUARGA AKAN TEMPUH JALUR HUKUM, ATAS PENGUBURAN DEDI
Peristiwa bermula, saat korban bersama rekannya Novan berbeda kendaraan, hendak berkunjung ke rumah teman keduanya. Namun, sesampainya di persimpangan rel KA tanpa palang pintu jalan Flamboyan, kelurahan Pilang kecamatan Kademangan kota Probolinggo, korban lantas menghentikan kendaraannya, lantaran ada kereta hendak melintas.
Diduga tak sabar, korban akhirnya nekad menyebrangi persimpangan rel. Apes’ motor korban ber nopol N 3533 QM, kemudian mogok saat berada tepat di tengah – tengah perlintasan KA. Khawatir ditabrak kereta, korban pun lantas meloncat dari motornya.
Selang beberapa menit, motor korban akhirnya dihantam KA hingga terlempar sejauh 5 meter, dan langsung ringsek tak berbentuk. Sedangkan korban, selamat dari terjangan kereta meski harus mengalami luka memar di bagian pinggang sebelah kiri. Oleh warga, korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo, untuk mendapat perawatan.

“tadi sudah saya peringatkan korban agar berhenti, tapi dia tetap nekat menyebrang dan bilang buru-buru. Mungkin desy mengira tidak menyangka kereta akan cepat lewat, karena saat itu lampu peringatan perlintasan mati,” ungkap Novan, teman korban.
Sementara itu, Danton Polsuska PT. KAI Daops 9 Jember, Kapten Mohamad Halil mengatakan, saat kejadian korban melaju dari arah selatan hendak ke utara, diduga korban tidak melihat kondisi perlintasan KA, terlebih dahulu sebelum melintas. “Dia tidak menengok kanan-kiri, sehingga terjadi tabrakan. Kami berharap, warga yang melintas selalu waspada saat menyebrangi perlintasan KA,” tandas Halil. (Zulkiflie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.