Kamis, 4 Juni 2026, 0:20
Home / PROBOLINGGO / PEDULI KORBAN GEMPA NTB, SANTRI PROBOLINGGO SHALAT GHOIB
Ribuan Santri Ponpes Riyadlus Sholihin, Usai Melakukan Sholat Ghoib, Senin (06/08/2018) Sumber Foto : Zulkiflie

PEDULI KORBAN GEMPA NTB, SANTRI PROBOLINGGO SHALAT GHOIB

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sebagai bentuk keprihatinan serta kepedulian, terhadap masyarakat Nusa Tenggara Barat, yang ditimpa bencana gempa.

Ribuan santri Pondok Pesantren, Riyadlus Sholihin, Ketapang, Kota Probolinggo, Jawa Timur, melakukan sholat ghoib di masjid Ponpes setempat, Senin (06/08/2018).

Sholat ghoib dilaksanakan, guna mendoakan para korban gempa yang selamat dari maut, agar diberi ketabahan atas bencana dialami.

Sementara para korban meninggal, supaya diterima amal ibadahnya, serta korban luka lekas diberi kesembuhan.

Seperti disampaikan, Yandi Kartiko, salah seorang santri Ponpes Riyadlus Sholihin. Ia berharap, melalui sholat ghoib tersebut, masyarakat NTB yang tengah dirundung duka bisa tabah dan sabar, menghadapi cobaan saat ini.

“Semoga mereka para korban gempa, terus tabah dan sabar menghadapi musibah. Saya dan para santri disini, sama-sama mendoakan yang terbaik bagi mereka,” tuturnya.

“Insyaallah juga, para santri akan mengumpulkan dana nantinya, untuk disumbangkan ke para korbam gempa,” tandasnya.

Sementara itu, pengasuh pondok pesantren Riyadlus Sholihin, Habib Hadi Zainal Abidin menyampaikan, selain sebagai bentuk keprihatinan atas musibah gempa yang terjadi, adanya sholat ghoib juga bertujuan untuk mengajarkan rasa saling peduli dan membantu sesama.

“Melalui kegiatan seperti ini, insyaallah kepedulian para santri akan terpupuk sejak dini, dan mereka bisa paham artinya kebersamaan,” jelas Habib Hadi.

Sebagai informasi, berdasarkan data terbaru pihak BPBD NTB, korban meninggal akibat gempa Lombok yang terjadi pada, Minggu malam (05/08) mencapai 89 orang. (Zulkiflie)

Check Also

KUNJUNGI BROMO KHOFIFAH HIMBAU JANGAN NODAI DENGAN SAMPAH SERTA DUKUNG BEBAS KENDARAAN

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Guna mendukung pengembangan potensi pariwisata