Minggu, 19 April 2026, 17:11
Home / NEWS / RESMIKAN GREAT WALL BUPATI PROBOLINGGO JADI MODEL

RESMIKAN GREAT WALL BUPATI PROBOLINGGO JADI MODEL

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Peragaan busana biasanya digelar di atas “Cat Walk,” namun berbeda yang dilakukan sejumlah remaja asal perkampungan Tengger Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo ini.

Mereka berlenggak – lenggok di atas menara “Great Wall” Puncak Seruni Point, dimana berada di ketinggian sekitar 2.400 Mdpl, di Desa Ngadisari.

Meski tanpa dilengkapi karpet merah, layaknya peragaan busana pada umumnya. Namun aksi para peserta, cukup menghibur para pengunjung puncak Seruni Point.

Tak hanya itu, peragaan busana yang dilakukan di momen libur natal dan tahun baru 2019 ini, juga dihadiri Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Perempuan berparas cantik itu, bahkan tak canggung ikut berleggak-lenggok bersama para model di lantai menara Grate Wall bak peragawati profesional.

Bupati Tantri Hadir, guna meresmikan Great Wall atau Dinding Raksasa di Puncak Seruni Point, Kecamatan Sukapura, dimana pengerjaannya telah memakan waktu selama 6 bulan.

Great Wall sendiri dibangun Pemerintah RI melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan dan Lingkungan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun Puncak Seruni Point,di Kabupaten Probolinggo senilai Rp. 5 Miliar.

Sedikitnya terdapat 256 anak tangga, pada Dinding Raksasa Seruni Point, ada juga bordes (tempat istirahat mengambil nafas), serta pagar pengaman kelas dunia untuk wisatawan atau World Class Great Wall.

Plaza Puncak Seruni Point ini, sebagai beautiful view point untuk menikmati keindahan gunung Bromo, Semeru, Sunrise dan Sunset.

Selain itu, Empat pilar Tugu Brawijaya yang melengkapi pesona Great Wall Puncak Seruni Point yang menjanjikan time tunnel bagi wisatawan, untuk mengenang kejayaan Kerajaan Majapahit.

Kepada wartawan, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari berharap, adanya Great Wall kedepan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Puncak Seruni Point.

Great Wall bisa menjadi pilihan lain bagi wisatawan, yang tengah berkunjung ke Gunung Bromo.

“Harapan saya adanya Great Wall ini bisa dijadikan jujugan wisata, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sehingga sektor pariwisata di Kabupaten Probolinggo semakin berkembang,” harap Tantri, Selasa (18/12/2018).

Sementara disampaikan, Camat Sukapura, Yulius Christian, digelarnya pagelaran busana yang berbarengan peresmian Great Wall, bertujuan mengundang daya tarik wisatawan ke Gunung Bromo.

Sajian berbeda ditampilkan, agar Great Wall atau Dinding Raksasa puncak Seruni Point, cepat populer di masyarakat.

“Harapannya kedepan, banyak pengunjung Gunung Bromo yang menyempatkan waktunya, berwisata di puncak Seruni Point ini. Jika itu terwujud, pastinya perekonomian warga bisa meningkat,” terang Yulius. (Zulkiflie)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …