Rabu, 26 Juni 2019, 5:28
Home / EKONOMI / INSPIRASI / VIDEO HEMAT AIR NATASYA RAIH FAVORITE CHALLENGE YANG DIADAKAN PBB
Natasya Mahaaiswi UK Petra

VIDEO HEMAT AIR NATASYA RAIH FAVORITE CHALLENGE YANG DIADAKAN PBB

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Natasya Evelyn Alamsyah merupakan mahasiswi Program English for Business UK Petra yang berhasil mengalahkan 562 delegasi pada tanggal 11 – 14 Januari 2019 lalu. Tidak takut mencoba, itulah satu hal yang tercermin dari Natasya.

Terbukti dirinya berhasil meraih “Favorite Video Challenge” di Malaysia, Kuala Lumpur yang diadakan oleh PBB.

Untuk pertama kalinya Natasya ikut kompetisi ini dan berhasil meraih kemenangan. “Kemenangan ini menjadi sebuah berkat yang luar biasa, saya hanya melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan. Tidak berharap menang,” ungkapnya.

Diketahui kompetisi bertajuk Global Goals Model United Nations ini awalnya diikuti kurang lebih 6000 delegasi dari seluruh dunia dan terdiri dari dua babak.

Mengambil topik “Let’s Realize 17 Goals for a Brighter World,” kompetisi ini mengajak anak muda berusia 18 – 23 tahun untuk membuat paper sekaligus menjawab beberapa pertanyaan yang sesuai dengan topik sebagai bagian dari tahap pertama dan membuat video mengenai topik yang telah dipilih tersebut setelah dinyatakan lulus tahap pertama.

Ada 17 sub tema dan bisa dipilih salah satu oleh peserta kompetisi. Pada kesempatan ini Natasya mengambil sub tema mengenai air bersih dan sanitasi. Kebetulan, Natasya mendapatkan soal mengenai air bersih dan sanitasi negara Singapura. Selama satu bulan, ia mencari data dan informasi mengenai air bersih dan sanitasi negara Singapura.

“Saya sempat tidak yakin bisa menyelesaikan paper ini, sebab sangat minim informasi. Hingga suatu hari saya melihat debat salah satu Menteri di Singapura yang membahas hal ini. Maka jadilah saya menggali lebih jauh dan membuat paper tersebut,” urai anak pertama dari dua bersaudara itu.

Sertifikat Global Goals Model United Nations Natasya.

Setelah mendapat pengumuman bahwa Natasya melaju ke babak selanjutnya dan diminta membuat video, segera mahasiswi angkatan 2017 ini membuat konsep videonya. Berlaga dengan 562 delegasi dari 53 negara tak membuatnya patah semangat. Video berdurasi satu menit itu diambil di tempat asalnya yaitu Kediri dan hanya dalam waktu satu hari saja. Ia menceritakan bahwa cara mengatasi masalah air bersih dan sanitasi itu harus dimulai dari diri sendiri bukan dari yang lainnya.

Dikisahkan dalam video, sebagai pembuka gadis yang hobi menyanyi ini mempertanyakan apakah benar anak muda itu seorang agen perubahan? Video ini mengisahkan kebiasaan anak muda yang katanya dikatakan agen perubahan tetapi masih sering membuang – buang air bersih dalam kehidupan sehari – hari akan tetapi berubah setelah mengetahui bahwa air bersih itu ternyata penting untuk seluruh umat manusia di dunia ini.

“Jika kita sudah dengan sadar diri bahwa perlu menghemat air bersih dari kebiasaan sehari – hari kita mulai dari bangun tidur maka secara otomatis kita akan membantu orang lain dari negara lain untuk tidak kekurangan air,” rincinya.

Konsep video yang sangat kuat inilah akhirnya membuat Natasya meraih medali dan piagam. Sedangkan Best video challenge diraih oleh delegasi asal India. (Red)

Check Also

PRESIDEN JOKOWI BILANG KOMUNIKASI MYANMAR BANGLADESH PENTING SUKSESKAN REPATRIASI

WAGATABERITA.COM – BANGKOK. Presiden Joko Widodo lakukan pertemuan retreat KTT ke