WAGATABERITA.COM – SIDOARJO. Dinamika pemilu yang dilaksanakan setiap lima tahun selalu diawali dengan kampanye para kontestannya, tetapi Politik uang (money politic) selalu tak bisa dihindari.
Kebiasaan itu berakibat minimnya kesadaran masyarakat untuk mempergunakan hak pilihnya, yang diartikan, jika tidak ada uang, tidak ada suara untuk kontestan tertentu.
Selain itu, banyak masyarakat yang memanfaatkan momen dalam masa kampanye kontestan untuk melakukan transaksi politik dengan mempergunakan alasan tertentu yang pada akhirnya akan memberatkan kontestan itu sendiri.
- LAKSDA (P) YUHASTIHAR HADIRI PENGAJIAN DIKAMPUNG SENDIRI
- LAKSDA (P) YUHASTIHAR : GADGET BAGI ANAK ADALAH MASALAH KITA SEMUA
- AKRAB DENGAN WARGA, LAKSDA (P) YUHASTIHAR DIMINTA BERANGKATKAN WISATA
- HADIRI PENGAJIAN LAKSDA (P) YUHASTIHAR AJAK DISKUSI WARGA
- HADIRI PERINGATAN HUT PEPABRI LAKSDA (P) YUHASTIHAR DIAJAK MEMASAK
Hal itu dikemukakan oleh Sentot Heru Prasetyo, SE, Caleg DPRD II Sidoarjo dari PDIP nomor urut 4 dapil VI (Kec. Gedangan dan Waru), bersama Laksda TNI (Purn) Ir. Yuhastihar, MM caleg DPR RI dari PDIP nomor urut 3 dapil I Jawa Timur (Surabaya – Sidoarjo).
Saat bersillaturahmi dengan warga Desa Kebon Singkep Kecamatan Gedangan bersama Laksda (P) Yuhastihar Sabtu (16/02/2019), Sentot berpendapat, jangan sampai warga terjebak Politik uang, lebih baik warga mengawal dana Jasmas anggota dewan Kabupaten yang memang dialokasi untuk kepentingan masyarakat.
“Pilih mana, sekarang menerima uang lima puluh ribu, tapi desa tetap terendam banjir atau tidak menerima uang, namun desa aman dari banjir,” tanya Sentot kepada warga Desa Kebon Singkep.

Senada dengan Sentot, Laksda (P) Yuhastihar berpendapat, hendaknya masyarakat bertindak dengan bijak agar tidak terjebak yang akhirnya akan merugikan masyarakat itu sendiri. Karena jika itu terjadi dan terus terjadi, sampai kapan pun arti dari demokrasi yang sebenarnya tidak akan tercapai.
“Jika kita kaji lebih dalam bahwa, demokrasi itu bertujuan untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dan kita wajib memberi pemahaman kepada masyarakat, bahwa politik uang itu adalah keliru,” kata Laksda (P) Yuhastihar.
Laksda (P) Yuhastihar juga mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang bijak dan selalu menjaga kerukunan satu sama lainnya. (Red/*)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.