Sabtu, 25 Mei 2019, 15:13
Home / EKONOMI / INSPIRASI / KAMPOENG KREASI BERHARAP MASYARAKAT MENGEMBANGKAN KREASI DAN INOVASI
Talkshow pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diisi oleh Prof. Dr. Muhammad Zaki M.Si dari Ponpes Mukmin Mandiri dan Bapak Agus Sudrikamto, SH. selaku direktur Bumdesa Bersama Singosari.

KAMPOENG KREASI BERHARAP MASYARAKAT MENGEMBANGKAN KREASI DAN INOVASI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pameran Kampoeng Kreasi 2019 di Royal Plaza, Surabaya memasuki hari ketiga semakin mengundang antusiasme pengunjung yang terus meningkat dari hari pembukaan yaitu tanggal 25 April hingga Sabtu (27/04/2019).

Dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, pameran Kampoeng Kreasi tergelar meriah. Tergelarnya pameran ini, diharapkan sangat berkembang baik pada perkembangan Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat (PUEM).

Hadir berbagai produk unggulan khas dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Kampoeng Kreasi 2019 juga menyuguhkan berbagai program acara menarik yang siap dinikmati dan diikuti pengunjung mulai dari talkshow, workshop dan hiburan.

Pembahasan cukup menarik juga dilakukan mengenai perkembangan kewirausahaan di era digitalisasi saat ini juga menjadi topik bahasan pada acara Bedah Buku “Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0” yang ditulis oleh salah satu Dosen Perguruan Tinggi di Surabaya, Dr. Tri Siwi Agustina S.E., M.Si.

Salah satu kutipan menarik yang ditulis langsung oleh narasumber menyebutkan “Gelombang Revolusi Industri 4.0 merupakan tantangan sekaligus peluang bagi masyarakat Indonesia, karena pada tahun 2020 – 2030, Indonesia diprediksi mengalami Bonus demografi yang ditandai dengan jumlah usia produktif mencapai puncaknya, oleh karena itu Kewirausahaan merupakan solusi paling tepat untuk mengatasi problematika tersebut.”

Perubahan – perubahan yang terjadi diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai peluang bisnis yang tepat untuk memulai kewirausahaan dan talkshow ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi masyarakat untuk dapat berkreasi dan berinovasi di dunia kewirausahaan.

Selain bedah buku, terdapat pembahasan menarik mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diisi oleh Prof. Dr. Muhammad Zaki M.Si dari Ponpes Mukmin Mandiri dan Bapak Agus Sudrikamto, SH. selaku direktur Bumdesa Bersama Singosari.

Suasana pameran Kampoeng Kreasi 2019.

Ponpes Mukmin Mandiri hadir sebagai salah satu pondok pesantren yang memiliki program pelatihan entrepreneurship yaitu pelatihan kewirausahaan yang berbasis agrobisnis dan agroindustry, hal ini cukup menarik untuk menularkan berbagai motivasi pada lembaga pondok pesantren dan sekolah lain untuk terus meningkatkan program pelatihan entrepreneurship pada murid sejak dini.

Dari segi Bumdesa, pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya di desa juga diperlukan perhatian khusus. Program One Village – One Product merupakan tujuan utama tercapainya desa yang swasembada dan mampu mengembangkan berbagai potensi desa yang ada.

Dengan berbagai program yang telah digelar pada serangakaian acara Kampoeng Kreasi 2019 ini diharapkan masyarakat dapat termotivasi dan tertarik mengembangkan peluang yang ada untuk terus berkreasi dan berinovasi. (Red)

Check Also

TAK HANYA BERKONSEP GREEN BUILDING BALE HINGGIL BAHKAN MEMIKIRKAN MASYARAKAT SEKITAR GEDUNG

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sebuah Apartemen dengan dua Tower telah berdiri