Rabu, 21 Agustus 2019, 8:03
Home / NEWS / DLH KOTA PROBOLINGGO SULAP LIMBAH TAHU JADI BIOGAS

DLH KOTA PROBOLINGGO SULAP LIMBAH TAHU JADI BIOGAS

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pemerinah Kota Probolinggo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terus melakukan inovasi terkait pengelolaan limbah pabrik tahun yang di setempat.

Salah satunya dengan membangun instalasi biogas, tepatnya di pabrik tahu “Asri” milik Sholihin, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih.

Kepala DLH Budi Krisyanto mengungkapkan, pembangunan instalasi biogas di pabrik tahu Asri, merupakan tindaklanjut keberhasilan kegiatan serupa di dua pabrik lainnya. Yakni pabrik tahu Prona di Kelurahan Kedung Asem dan pabrik tahu Sumber Baru di Kelurahan Jrebeng Kidul.

Menurutnya, salah satu pertimbangan utama dibangun instalasi limbah tahu di pabrik tahu asri ini adalah tempat pabrik berhadapan langsung dengan sungai. Dan, berdampingan dengan lembaga pendidikan. Sehingga upaya untuk mengendalikan limbah tahu ini sangat penting dan strategis.

Budi Kris sapaan akrabnya- juga menjelaskan, melalui program ini, limbah tahu menjadi biogas. Dengan kapasitas produksi rata-rata 1000-1200 kg per hari, menghasilkan biogas 70 M3 per hari.

Saat ini, limbah pabrik tahu Asri ini bisa menyuplai kebutuhan gas yang dimanfaatkan sebanyak 33 rumah warga. Nantinya, kebutuhan gas yang dimanfaatkan berpotensi akan berkembang sampai 70 rumah warga.

Masyarakat sekitar pabrik yang menerima manfaat dari biogas ini dijelaskan, bisa menghemat pemakaian elpiji 3 kg. Jadi hanya sekitar 3 tabung gas per bulan. Jadi, setiap rumah tangga bisa mengurangi pengeluaran sebesar Rp 630.000 per tahun.

”Saya berharap, kepada warga yang menerima manfaat dari biogas ini, bisa membentuk kelompok swadaya masyarakat. Sehingga, program ini bisa terus berkembang dan kualitas lingkungan hidup terus bestari,” katanya, Senin (13/05/2019).

Budi Kris berharap, lewat inovasi instalasi biogas kedepan Kota Probolinggo mempunyai kualitas hidup semakin berkualitas. Sehingga kualitas semakin meningkat, akan menjadi sebuah Kota yang berdaya saing, yang akan berpotensi mendatangkan orang untuk singgah di Kota Probolinggo. Dan, bisa menggerakkan potensi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kota Probolinggo. (Zulkiflie)

Check Also

ABANG BECAK, ANAK DIFABEL DAN YATIM PIATU JADI TAMU KHUSUS PEMPROV JATIM PERINGATAN HUT RI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pemerintah provinsi Jawa Timur ingin