WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberi perhatian khusus pada hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran dengan memonitor seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim yang tidak masuk. Bahkan, sejak dua hari lalu, setiap sekretaris di masing – masing organisasi perangkat daerah (OPD) telah ia ingatkan untuk melakukan monitoring di bawah koordinasi Inspektur Provinsi Jatim dan dikomandani Sekdaprov Jatim.
- BEGINI SURAT EDARAN TERBITAN MENAKER TENTANG MUDIK BAGI PEKERJA DAN PMI
- BERIKUT BUNYI KEPPRES TENTANG CUTI BERSAMA ASN TAHUN 2021
- BUPATI EMIL ANGKAT BICARA SOAL BOCORNYA DATA ANGGOTA BARU BANPOL PP DAN DAMKAR
- GUBERNUR : IPNS HARUS TAAT PADA PANCASILA DAN UUD 45
- CALON TENAGA KONTRAK TAK BISA TUNTUT MENJADI PNS
Usai menggelar Halal Bihalal di lingkungan Sekertariat Daerah (Setda) Provinsi Jatim, Jl. Pahlawan 110, Surabaya, Senin (10/06/2019), Khofifah mengatakan, “Yang melaporkan adalah Pak Sekda dan kehadirannya insyaallah 100 persen kecuali yang sedang cuti. Jadi alhamdulillah ini awal yang baik,” ujarnya.
Keinginan pada halal bihalal ini untuk membangun sinergitas dengan saling menyalurkan energi positif dari seluruh pihak. “Kami bersalam, itu artinya ada energi yang mengalir. Kami saling bertatap muka, saling memberi senyum. Itu energi yang luar biasa,” katanya.

Dalam hal ini Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono melaporkan hasil rekap BKD Jatim jumlah PNS Pemprov Jatim sebanyak 51.396 orang yang terdiri dari fungsional guru sebanyak 28.456 orang, serta tenaga administrasi dan fungsional medis sebanyak 22.900 orang.
Dari jumlah tersebut, memang terdapat beberapa ASN yang tidak hadir. Meski demikian, mereka semuanya memberikan keterangan. “Jadi total yang tidak hadir sebanyak 0,95 persen. Tidak ada yang tanpa keterangan,” jelasnya. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.