Senin, 26 Agustus 2019, 16:30
Home / MOJOKERTO / KHOFIFAH HARAP SEGERA CARIKAN SOLUSI BAGI PABRIK KERTAS JATIM
Gubernur Khofifah melihat fasilitas pabrik PT. Mega Surya Eratama dalam mengolah limbah sampah.

KHOFIFAH HARAP SEGERA CARIKAN SOLUSI BAGI PABRIK KERTAS JATIM

WAGATABERITA.COM – MOJOKERTO. Kunjungan kerja di pabrik kertas PT. Mega Surya Eratama, Kabupaten Mojokerto, Senin (15/07/2019) oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang menjelaskan bahwa sebagian besar pabrik kertas di Jatim menggunakan bahan baku kertas bekas/waste paper.

Diketahui pabrik kertas di Jatim termasuk 5 besar pengekspor terbesar dan menyumbang 23% industri kertas nasional, “Persoalannya ketika sampah kertas diimpor maka akan ada ikutan sampah plastiknya. Namun demikian, berdasarkan Permendag 31 tahun 2016 maupun Konvensi Basel mei 2019 impor kertas bekas diperbolehkan,” terangnya.

PT. Mega Surya Eratama merupakan salah satu pabrik kertas yang berbahan dasar 100% kertas bekas yang informasinya per 20 Juni terdapat sekitar 305 container yang tertahan di Tanjung Perak dan berpotensi untuk di reekspor, “Akibat permasalahan itu, bahan baku pabrik ini hanya akan cukup 10 hari kedepan. Karenanya, kami akan mengkoordinasikan dengan Kementerian LHK dan Kementrian Perindustrian,” tukas Khofifah menjelaskan juga supply kertas bekas dalam negeri di pabrik ini hanya sekitar 20% dan 80% nya impor.

Khofifah menambahkan, opsi bahan baku kertas dapat menggunakan pulp tetapi bisa menyebabkan penebangan kayu di hutan secara masif, “Solusi masalah ini harus segera dicari, agar pabrik kertas bisa terus beroperasi dan mampu bersaing dengan negara – negara lain,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager Project PLTSa PT. Mega Surya Eratama Eric Saputra mengatakan, bahwa pengolahan sampah plastik yang dikelolanya mampu menghasilkan energi listrik sebesar 7,5 Megawatt yang listriknya digunakan untuk mensuplai kebutuhan internal pabriknya.

Gubernur Khofifah didampingi Bupati Mojokerto dan GM Project PLTSa PT. Mega Surya Eratama melihat limbah sampah yang nantinya akan dikonversi menjadi energi listrik.

“Bahan utamanya yaitu sampah plastik yang berasal dari kami sendiri. Dalam satu bulan sampah yang diimpor sekitar 4 sampai 5 ribu ton, dan setelah disortir menghasilkan 10 ton plastik per hari,” ujar Eric juga menjelaskan bahwa mesin Pyrolisis yang mereka miliki mampu mengolah 15 ton sampah plastik per hari.

Turut mendampingi pada kunjungan tersebut diantaranya Plt. Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Jatim, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim, Kepala Badan Penanaman Modal Provinsi Jatim, serta kepala OPD di lingkup Pemkab Majokerto. (Red)

Check Also

PEMERHATI KESEHATAN YAYASAN ABDIHUSADA UTAMA TELAH BERI PENGOBATAN GRATIS RIBUAN PASIENNYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sebuah Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya