Minggu, 20 Oktober 2019, 0:10
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / LESTARIKAN SENI BUDAYA GANDENG IWO UNESSA ADAKAN FESTIVAL TARI TRADISIONAL 2019
Seni Tari.

LESTARIKAN SENI BUDAYA GANDENG IWO UNESSA ADAKAN FESTIVAL TARI TRADISIONAL 2019

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dalam upaya melestarikan budaya bangsa di era modernisasi, Mahasiswa Jurusan sendratasik Konsentrasi Seni Tari Universitas Surabaya (Unesa) akan menggelar Festival Tari Tradisional Pelajar (FTTP) 2019 se – Jawa Timur.

Untuk meningkatkan rasa cinta terhadap kesenian tari tradisional pada usia remaja dan menampung daya kreatifitas yang dimiliki pelajar SMP dan SMA sederajat di Jawa Timur Festival bertajuk Spirit Tradisional di Bingkai Modernisasi ini daiadakan pada tanggal 5 hingga 6 Oktober 2019 di Gedung Pertunjukan Sawunggaling Unesa Jl. Kampus Unesa, Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya, Senin (23/09/2019).

Firyal Nabilasari selaku Sekretaris Panitia saat berkunjung ke Kantor Ikatan Wartawan Online (IWO) Jawa Timur yang berlamat di Maspion Square Jl. A. Yani blok C No. 12 Surabaya menjelaskan, untuk melestarikan budaya tidaklah cukup hanya dengan kegiatan event atau pertunjukan seni saja, tapi harus melibatkan semua pihak, termasuk media online.

“Menurut kami media online seperti yang tergabung di IWO Jatim memiliki peran penting dalam melestarikan budaya. Karena itu, kami menggandeng IWO Jatim sebagai media support kami,” tutur perempuan yang akrab disapa Iyal ini.

Dia berharap kerjasama antara Panitia Festival dengan IWO Jatim dapat memberikan kontribusi bagi pelestarian budaya bangsa serta dapat memberikan warna dalam Festival Tari Tradisional Pelajar 2019, “Kami sampaikan terima kasih kepada pengurus IWO Jatim yang mau menerima kami untuk bekerjasama,” tuturnya.

Seni Tari Unessa

Dalam hal ini Ketua IWO Jatim Satwika Rumeksa menyambut baik kerjasama ini dan siap untuk mendukung sepenuhnya kegiatan FTTP 2019, “Ini merupakan ajang kreatifitas dan ajang pelestarian budaya ditengah – tengah gencarnya serangan budaya asing dan patut kita dukung,” terangnya.

Agar ajang pelestarian ini tidak sekedar melestarikan dalam bentuk event pertunjukan saja, lebih dikemas ke dalam kegiatan yang terintregrasi yang kemudian menjadi sebuah informasi yang layak untuk disampaikan tidak hanya ke dalam negri tapi juga ke seluruh dunia, “semua pelestarinya terintrgrasi, baik itu Pemerintah, pelaku seni, masyarakat lainnya serta yang tidak kalah pentingnya adalah peran media,” kata Ruru sapaan akrabnya.

Kata Ruru kembali, semoga kerjasama ini berjalan dengan baik dan menjadi tolak ukur dikemudian hari bagi kita semua dalam melestarikan budaya bangsa. (Red/*)

Check Also

PAMERAN SIJF KHOFIFAH DORONG INDUSTRI PERHIASAN JATIM JADI DESTINASI WISATA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmikan