Selasa, 19 November 2019, 16:43
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / EMIL BILANG FESTIVAL POP SINGER MANDARIN DAPAT MEMUPUK PERSATUAN DAN KESATUAN
Wakil Gubernur Jawa Timur menyerakan Potongan Nasi Pumpeng pada Ketua Panitia Indah Kurnia di Acara Fistival Pop Singer, di Dyandra Surabaya.

EMIL BILANG FESTIVAL POP SINGER MANDARIN DAPAT MEMUPUK PERSATUAN DAN KESATUAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak membuka Festival Pop Singer Mandarin 2019 se – Jatim yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke – 74 Provinsi Jatim dengan memperebutkan trophy Piala Gubernur yang diikuti 200 peserta diadakan di Dyandra Convention Centre, Surabaya, Senin (14/10/2019).

Emil sapaan akrabnya menyebut pelaksanaan Festival ini sebagai wujud pelestarian budaya bangsa juga menjadi langkah konkrit untuk mencintai kultur budaya bangsa khususnya mandarin, “Ajang festival ini adalah bentuk bauran budaya, serta untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa agar tetap terjaga,” ungkapnya.

Mantan Bupati Trenggalek ini berharap, gelaran Festival Pop Singer Mandarin ini bisa menjadi bagian Nawa Bhakti Satya ke sembilan yaitu Jatim Harmoni, “Kita percaya dalam membangun Jatim harus dibarengi dengan kerja keras, kerja cerdas, serta dibarengi dengan pelestarian warisan budaya,” terangnya.

Diharapkan kegiatan ini bisa membangun kebersamaan antar semua lapisan masyarakat tidak hanya warga Tionghoa, “Tentunya saya harap bahwa dalam kegiatan ini yang terpenting bukan hanya kemenangan. Namun yang terpenting adalah pengembangan budaya dan kebersamaan bangsa sebagai satu keluarga besar,” pungkas Emil.

Wakil Gubernur Jawa Timur Berfoto Bersama Panitia dan Juri Fistival Pop Singer, Trophy Gubernur Jawa Timur di Dyandra Convention Center Surabaya.

Indah Kurnia Koordinator festival menyampaikan, peserta dibagi enam kategori yakni solo senior pria, solo usia 25-50 tahun, solo wanita, solo usia dibawah 25 tahun, duet dan trio, “Jurinya dari kalangan profesional, dan setiap kategori ini juga diisi dari kalangan pribumi. Kualitas mereka tidak kalah dengan kalangan tionghoa yang sehari – hari menggunakan bahasa Mandarin,” tambah Indah Kurnia yang juga anggota DPR RI Komisi XI ini.

Festival yang diadakan setiap tahun selalu didominasi kalangan tionghoa. Namun pada kesempatan ini ada peserta dari Jember yang bernama Yoshida yang sehari – hari memakai hijab. Yoshida bahkan tampil percaya diri dan apik dalam membawakan lagu Mandarin di depan undangan termasuk termasuk Wagub Emil.

Hadir pada festival ini antara lain Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dirut Bank Jatim, Kepala BPS Provinsi Jatim, dan Kepala Bank Indonesia Wilayah Jatim. (Red)

Check Also

BBM LANGKA GUBERNUR KHOFIFAH DAN PERTAMINA JAMIN STOK KEBUTUHAN AMAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa lakukan rapat