Selasa, 12 November 2019, 10:25
Home / NEWS / EMIL BILANG KERAPAN SAPI BRUJUL WARISAN BUDAYA YANG HARUS DIJAGA DAN DILESTARIKAN
Wagub Emil memberikan sambutan pada festival kerapan sapi Probolinggo.

EMIL BILANG KERAPAN SAPI BRUJUL WARISAN BUDAYA YANG HARUS DIJAGA DAN DILESTARIKAN

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyaksikan secara langsung Festival Kerapan Sapi Brujul di Lapangan Kerapan Sapi Brujul, Jl. Kyai Syafii, yang merupakan icon budaya Kota Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti 50 pasang sapi menjadi peserta dan saling beradu cepat di lapangan berlumpur berukuran 135 x 25 meter dengan kedalaman 50 centimeter dengan dipandu seorang joki dalam rangka memeriahkan peringatan Hari jadi ke – 74 Provinsi Jatim, Senin (21/10/2019).

Emil sapaannya menjelaskan budaya tersebut merupakan anugerah yang luar biasa dari Tuhan Yang Maha Kuasa. “Sebab keunikan tradisinya ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Tentu ini menjadi aset berharga bagi pariwisata di Jatim,” tukasnya.

Menurut Emil Kerapan Sapi Brujul memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi, diketahui untuk membajak sawah di tanah berlumpur sudah cukup susah bagi sapi apalagi jika harus berlari atau adu balap sehingga tradisi ini harus terus dijaga dan dilestarikan khususnya untuk menarik para wisatawan baik nasional maupun mancanegara.

Emil menjelaskan dirinya telah bertemu dengan Ketua Menteri Melaka Malaysia untuk membahas sinergi pariwisata antara Jatim – Melaka dan pariwisata yang ditawarkan yaitu Bromo – Tengger – Semeru (BTS) termasuk potensi wisata Gili Ketapang, juga bisa dimaksimalkan untuk menarik wisatawan mancanegara. Khususnya lewat Kapal Pesiar ‘Cruise’ yang biasanya singgah di pelabuhan Probolinggo.

“Para wisatawan mancanegara yang turun di Probolinggo lewat cruise bisa diajak ke Bromo Tengger. Apalagi, jika ditunjang dengan tradisi budaya Kerapan Sapi Brujul yang bisa dijadikan kalender event pariwisata di Probolinggo. Tentunya, ini peluang yang harus digarap dengan serius,” urai mantan Bupati Trenggalek ini.

Wagub Emil berfoto bersama masyarakat saat menghadiri festival kerapan sapi Probolinggo.

Emil berharap, dengan adanya kalender event pariwisata seperti Festival Kerapan Sapi Brujul serta potensi wisata alam yang indah juga ditunjang dengan akses jalan yang mudah, “Kita telah memproyeksikan bahwa pengembangan kawasan industri juga kompetitif diakukan di Probolinggo. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Probolinggo memiliki potensi yang luar biasa. Semoga ke depan Kota Probolinggo terus maju dan berkembang sehingga masyarakatnya bisa makin sejahtera,” pungkas Emil.

Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, bahwa Kerapan Sapi Brujul telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda milik Kota Probolinggo yang awalnya merupakan kebiasaan para petani yang hendak membajak sawah.

“Kerapan Sapi Brujul ini sudah menjadi hak paten milik Kota Probolinggo. Mari kita jaga jangan sampai kegiatan yang sudah baik dimanfaatkan dengan kegiatan yang tidak baik. Jaga tradisi dengan baik, karena ini sebagian dari budaya yang dimiliki warga Kota Probolinggo,” tutupnya. (Red)

Check Also

ADA MASALAH PADA PEKERJAAN DAN LINGKUNGAN KERJA ANDA DISINI SOLUSINYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pekerjaan adalah hal rutin dilakukan kebanyakan