Minggu, 8 Desember 2019, 17:22
Home / JAWA BARAT / AJAK DUA STAF MILENIALNYA PRESIDEN AKAN MINTA DIBUATKAN TEROBOSAN BAGI PROGRAM MEKKAR
Presiden Jokowi saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Subang memantau program mekkar.

AJAK DUA STAF MILENIALNYA PRESIDEN AKAN MINTA DIBUATKAN TEROBOSAN BAGI PROGRAM MEKKAR

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat dalam rangka melihat program Mekaar, yang berbeda pada perjalanan kali ini adalah Presiden membawa dua staf khusus milenial, yaitu Putri Indahsari Tanjung dan Andi Taufan Garuda Putra.

Dua staf khusus milenialnya diajak dengan tujuan melihat program Mekaar, “Iya ini staf khusus Mbak Putri sama Mas Taufan nanti memang terutama mau saya tunjukkan Mekaar,” kata Presiden Jokowi kepada awak media di Pelabuhan Patimban, Jumat (29/11/2019).

Dijelaskan Presiden ada sekira 5,8 juta nasabah yang mengikuti program Mekaar binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) yang 99 persennya adalah kaum perempuan yang ingin diperlihatkan Presiden pada dua staf khusus mudanya agar keduanya dapat memahami sebelum membuat terobosan misalnya teknologi finansial.

“Nah, nanti kalau lapangannya sudah dilihat, proses – proses berkaitan dengan apa yang bisa dikerjakan, misalnya dengan sentuhan fintech, sentuhan kemasan, sentuhan desain, mengangkat brand – nya seperti apa, itu yang mau kita kerjakan. Tapi paling tidak lapangannya ini, anak muda ini biar tahu,” jelas Presiden.

Presiden Jokowi saat bersama dua Staf Khusus Milenialnya.

Mengenai lima staf khusus milenial lainnya yang tak diajak Presiden menjelaskan setiap staf khusus memiliki bidang keahlian yang berbeda, “Ya nanti, kan bidangnya beda – beda. Ini kan jago – jagonya di fintech, di UMKM, sehingga juga Menteri UMKM kita ikutkan. Karena 5,8 juta (nasabah) yang sudah kita berikan. Target kita nanti di atas 10 juta nasabah,” tandasnya.

Untuk diketahui Putri Indahsari Tanjung merupakan lulusan Academy of Art di San Fransisco, Amerika Serikat. Putri juga merupakan CEO Creativepreneur Event Creator dan CBO Kreavi, sementara Andi Taufan Garuda Putra yang berusia 32 tahun merupakan lulusan Harvard Kennedy School yang merupakan CEO salah satu lembaga keuangan mikro PT Amartha. (Red)

Check Also

PERINGATAN HDI KEMEN PPPA TEKANKAN ANAK DISABILITAS PUNYA HAK PERAWATAN DAN PENGASUHAN YANG BAIK

WAGATABERITA.COM – BANDUNG. Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan