WAGATABERITA.COM – PAPUA. Di awal tahun 2020 ini Jaksa Agung Burhanuddin pun menunjuk Yusuf sebagai Kepala Kejati Papua Barat (Pabar) pertama yang kantor Kejaksaan Tinggi Pabarnya resmi beroperasi.
Yusuf pun melantik sejumlah pejabat di lingkungannya sebagai pelopor agen perubahan dalam penegakan hukum bagi pencari keadilan melalui 7 arahan – arahan Jaksa Agung Burhanuddin, “Saya yakin penempatan saudara pada posisi yang baru akan memberikan nilai tambah dan manfaat bagi penataan, perbaikan, dan penyempurnaan guna kemajuan lembaga kita, sehingga terwujud Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum modern, bermartabat, dan terpercaya,” ucap Yusuf, Selasa (07/01/2020).
- OPTIMALKAN SEMBILAN NAWACITA JOKOWI KEJAKSAAN GAGAS PROGRAM JAGA DESA
- WAKIL JAKSA AGUNG HARAP TURNAMEN FUTSAL JADI AJANG KOMPETISI SERTA PERERAT TALI SILAHTURAHMI
- PERINGATAN HBA JAKSA AGUNG HM PRASETYO BERI LIMA PERINTAH HARIAN
- TINGKATKAN KUALITAS DAN MILIKI JIWA KORSA SDM KEJAKSAAN ADAKAN DIKLAT ADC
- BIAR TAK DIPANDANG SEBELAH MATA SETIA UNTUNG LANTIK MATGAKLIN KEJAKSAAN
Dia pun memberi kepercayaan kepada jajarannya untuk melangkah lebih baik, ditengah baru berdirinya kantor Kejati Pabar, “bahwa tugas dan jabatan yang diemban melekat didalamnya konsekuensi, kewajiban, dan tanggung jawab besar, untuk mendedikasikan diri secara total dan penuh pengabdian dalam memastikan terselenggaranya dan terpenuhinya kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini,” jelasnya kepada Pejabat yang dilantik.
Mantan Direktur B pada Jamintel ini melanjutkan, “saya juga mengapresiasi cara cepat para Jaksa dan pegawai dalam bekerja nantinya, sebagai tindak lanjut 7 arahan Pak Jaksa Agung agar segera melakukan koordinasi, konsilidasi dan optimalisasi demi pemulihan publik trust masyarakat Papua Barat,” lanjutnya.
Yusuf berharap jajarannya bekerja profesional, khususnya kepada Leonard Eben Ezer Simanjuntak selaku Wakil Kepala Kejati Pabar, Rudy Hartawan Manurung, sebagai Asisten Pembinaan, Rudy Hartono sebagai Asisten Intelijen, Badrut Tamam, sebagai Asisten Tindak Pidana Umum, Syafiruddin sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus, Riski Fahrudi sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Asnawi Mukti sebagai Asisten Pengawasan, Abdi Reza Fachlewi Junus sebagai Kepala Bagian Tata Usaha.

Termasuk Koordinator Kejati Pabar diantaranya Epi Paulin Numberi, Eryana Ganda Nugraha, Romy Rozaly, Wahyudi Eko Husodo, Yedivia Rum dan Romiyasi, “saya yakin penempatan saudara pada posisi yang baru akan memberikan nilai tambah dan manfaat bagi penataan, perbaikan, dan penyempurnaan guna kemajuan lembaga kita, sehingga terwujud Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum modern, bermartabat, dan terpercaya,” katanya.
Gubernur Pabar Dominggus Mandacan, Bupati Monokwari, Demas Paulus Mandacan, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Propinsi dan Kabupaten/Kota ikut menghadiri pelantikan, “tak lupa kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar – besarnya kepada Bapak Gubernur dan wakil Gubernur beserta jajarannya atas dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung hingga terbentuknya Kejati Pabar, harapan kami dalam pelaksanaan tugas kedepannya dapat saling sinergi antara pemerintah Provinsi dengan Kejati demi tercapainya Provinsi Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat,” ucapnya juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Manokwari dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari sehingga hari ini dapat di operasionalkan Kantor Kejati Papua Barat di Kabupaten Manokwari. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.