Senin, 6 April 2020, 22:35
Home / JAKARTA / INDONESIA AKAN EVAKUASI AWAK KAPAL WORLD DREAM KE PULAU SEBARU UNTUK OBSERVASI
Menko PMK Muhadjir Effendy.

INDONESIA AKAN EVAKUASI AWAK KAPAL WORLD DREAM KE PULAU SEBARU UNTUK OBSERVASI

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Penyebaran wabah virus korona juga mengakibatkan dihentikannya pengoperasian kapal pesiar World Dream sehingga sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berstatus sebagai anak buah kapal (ABK) akan segera dievakuasi oleh Pemerintah Indonesia.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai menghadap Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Negara Jakarta, Senin (24/02/2020) mengungkapkan, “sementara yang sudah kita putuskan yaitu untuk mengevakuasi anak buah kapal dari World Dream. Kemarin, Kapal DR Suharso sudah menuju ke laut sekitar wilayah Riau untuk nanti kemudian dipindahkan ke Kapal DR Suharso dan akan diobservasi sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh TNI,” ujarnya.

Ditambahkan, WNI yang dievakuasi akan dulu menjalani masa observasi usai dievakuasi dan lokasi yang dipilih Pemerintah adalah Pulau Sebaru, “Lokasinya sudah kita tetapkan dan sudah disiapkan yaitu di kepulauan. Ada pulau kosong, pulang tidak berpenghuni di Sebaru,” imbuh Muhadjir dalam keterangan persnya.

Dipilihnya Pulau Sebaru karena pulau tersebut tidak berpenghuni dan telah memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk observasi, “Ada tempat yang kita anggap aman karena itu pulau yang tidak ada penghuninya dan fasilitasnya sudah bagus sehingga kita tinggal pakai,” tandas Menko PMK usai pertemuan dengan Presiden.

Sementara Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menambahkan Pemerintah fokus mengevakuasi WNI di kapal pesiar World Dream, “kita baru konsentrasi semua untuk World Dream karena itu yang sudah paling dekat dengan kita. Kita atur supaya dia bisa dapat sarana karantina yang baik dan ini kan yang risikonya paling kecil. Selalu kita ambil yang risikonya paling kecil, kita gunakan kapal supaya enggak menimbulkan kalau ada sesuatu yang baru, tidak mengenai yang darat dulu. Ini pertimbangan medis itu harus sangat dipertimbangkan dengan baik, tidak boleh emosional, harus satu demi satu, demi keselamatan seluruh bangsa dan negara karena kita masih dalam zona green zone,” urainya. (Red)

Check Also

WABAH CORONA PRESIDEN GRATISKAN PEMAKAI LISTRIK 450 VA BAYAR 50 PERSEN BAGI 900 VA 3 BULAN

WAGATABERITA.COM – BOGOR. Berbagai kebijakan meringankan beban masyarakat