WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dengan kondisi krisis penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid – 19) saat ini masyarakat sangat memerlukan informasi mengenai penyebaran covid – 19 dan informasi terkait lainnya yang benar dan tidak hoax untuk menyikapi situasi sosial.
Tetapi kenyataannya penyebaran informasi hoaks semakin masif sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menerapkan sistem informasi terkait Covid – 19 dengan meresmikan website infocovid19.jatimprov.go.id.
Kepala Dinas Kominfo Jatim, Benny Sampirwanto mengatakan disinformasi ialah informasi yang sebagian adalah benar/fakta tapi sebagian lainnya tidak disebutkan sehingga menjadikan makna sebuah informasi menjadi berbeda, “Laman ini juga menyajikan hasil monitoring tim saber anti – hoax Diskominfo Jatim terhadap informasi – informasi yang bersifat hoax, disinformasi, dan ujaran kebencian atau hate speech” ujarnya.
- INI BANTAHAN BPBD JATIM ATAS TUDUHAN SABOTASE WALIKOTA SURABAYA TENTANG BANTUAN MOBIL PCR
- INI PENJELASAN PEMPROV TENTANG 9 TITIK LAHAN PEMAKAMAN JENAZAH COVID 19 DI JATIM
- PERINTAH PRESIDEN PEMPROV JATIM PERSIAPKAN RAPID TEST SEBAGAI LANGKAH DETEKSI DINI PENDERITA CORONA
- JATIM PROVINSI PERTAMA YANG MILIKI TIM REAKSI CSIRT
- RAIH PENGHARGAAN ANRI JATIM AKAN TERUS TINGKATKAN PENATAAN KEARSIPAN
Di Jatim tim saber anti – hoax Diskominfo rata – rata mengidentifikasi dan menampilkan lima berita hoax, tiga ujaran kebencian, dan dua buah berita disinformasi dengan ciri – ciri antara lain ditandai dengan permintaan pesan untuk dishare ke beberapa kontak lainnya, misalnya dengan pilihan kata ‘viralkan,’ biasanya ditemui digrup media sosial seperti whatsapp, “sementara untuk disinformasi, biasanya ditandai dengan ketidaksinkronan antara judul, gambar, atau keterangan, yang tidak saling mendukung konten informasi,” kata Benny.
Pemprov Jawa Timur meluncurkan website infocovid19.jatimprov.go.id untuk memberi informasi dan edukasi berita hoax pada masyarakat juga memberikan beragama berita informasi peta sebaran kasus Covid – 19 di Jawa Timur, obrolan langsung dengan tenaga medis, hingga periksa dini secara online termasuk menampilkan informasi – informasi seperti jumlah pasien terkonfirmasi positif, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Fitur self assesment Covid – 19, fitur FOVID – 19, daftar informasi hoax Covid – 19, serta pengenalan gejala Covid – 19 dan kiat untuk tetap tenang di tengah pandemi juga di sediakan di situs ini, “jumlah peng – akses forumcovid sampai hari ini ada 35rb akses,” sebut Benny.

Pada fitur ini pengunjung difasilitasi untuk bertanya jawab dengan tenaga kesehatan yang kompeten dan bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait wabah virus Covid – 19 karena terdapat 1.502 relawan yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga Kesehatan Masyarakat yang akan membantu menjawab konsultasi maupun pertanyaan yang muncul dari forum ataupun chat di Fovid – 19 ini.
Website infocovid19.jatimprov.go.id ini terus disempurnakan terutama dalam hal layanan konsultasi online yang pada tanggal 26 Maret diluncurkan layanan chatbot yang bisa diakses di infocovid19.jatimprov.go.id/wacovid19 dengan Layanan berkonsep chatting whatsapp memiliki sedikitnya 7 fitur diantaranya radar Covid – 19, tanya jawab seputar Covid – 19, check up mandiri, hingga rekomendasi dan tips kepada masyarakat agar mereka terlindungi dari infeksi virus corona.
Disampaikan 317.309 pengakses dan 82.770 orang pengguna chat hingga Senin (13/04/2020) dengan lima daerah pengakses terbesar berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik dan Pasuruan, “ini artinya antusiasme masyarakat mencari informasi mengenai Covid – 19 di Jatim sangat besar. Akses chat ini juga untuk mencegah beredarnya kesimpangsiuran data dan informasi di masyarakat,” ungkap Benny. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.