Jumat, 5 Juni 2020, 8:54
Home / JAKARTA / KORBANNYA TINGGI GUGUS TUGAS DIMINTA KENDALIKAN COVID DIPULAU JAWA PRESIDEN AKAN EVALUASI PSBB
Presidwn Joko Widodo.

KORBANNYA TINGGI GUGUS TUGAS DIMINTA KENDALIKAN COVID DIPULAU JAWA PRESIDEN AKAN EVALUASI PSBB

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Evaluasi pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan penerapan physical distancing (jaga jarak) beserta protokol kesehatan di sejumlah daerah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, (12/05/2020).

Keterhubungan dan evaluasi data secara menyeluruh terkait efektivitas pelaksanaan PSBB yang dilaksanakan di 4 Provinsi serta 72 Kabupaten dan Kota, “kita ingin ada sebuah evaluasi yang detail pada Provinsi, Kabupaten, dan Kota mengenai data tren penambahan atau penurunan kasus positif baru di setiap daerah baik yang menerapkan PSBB maupun tidak,” ujarnya.

Di sejumlah daerah yang melaksanakan PSBB memberikan hasil dan efektivitas yang bervariasi terdapat daerah mengalami penurunan kasus positif Covid – 19 secara gradual, konsisten, namun tidak drastis ada pula yang mengalami penurunan kasus namun masih mengalami fluktuasi dan belum konsisten tetapi ada juga daerah yang menerapkan PSBB namun jumlah kasus positif yang ada tidak terpaut jauh dari sebelum pelaksanaan PSBB, “hal – hal seperti ini perlu digaris bawahi. Ada apa, mengapa?” tanya Presiden.

Dari 10 Provinsi kasus positif terbanyak, 3 Provinsi melaksanakan PSBB yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat sisanya tidak menerapkan PSBB sehingga diperlukan evaluasi terhadap Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang tidak melakukan PSBB tetapi menjalankan kebijakan jaga jarak serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat, “ini harus dibandingkan yang PSBB maupun yang non – PSBB karena memang ada inovasi – inovasi di lapangan dengan menerapkan model kebijakan pembatasan kegiatan di masyarakat yang disesuaikan dengan konteks di daerah masing – masing,” imbuh Presiden.

Upaya pengendalian Covid – 19 di lima Provinsi (selain DKI Jakarta) di Pulau Jawa wajib dipastikan berjalan efektif, karena 70 persen kasus positif dan 82 persen angka kematian tertinggi terdapat di Pulau Jawa, “Saya minta Gugus Tugas memastikan pengendalian Covid di lima provinsi di pulau Jawa ini betul – betul dilakukan secara efektif terutama dalam waktu dua minggu ke depan ini. Kesempatan kita mungkin sampai lebaran itu harus betul – betul kita gunakan,” tuturnya.

Presiden juga mengingatkan jajarannya untuk berhati – hati mengenai rencana pelonggaran PSBB yang sedang dikaji, “terakhir, mengenai pelonggaran untuk PSBB agar dilakukan secara hati – hati dan tidak tergesa – gesa. Semuanya didasarkan pada data – data dan pelaksanaan di lapangan sehingga keputusan itu betul – betul sebuah keputusan yang benar. Hati – hati mengenai pelonggaran PSBB,” tandasnya.

Check Also

TAK ADA YANG KEBAL PADA CORONA GUBERNUR HARAP PASIEN SEMBUH EDUKASI MASYARAKAT AGAR WASPADA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA Peningkatan korban positif Covid – 19 tak