Minggu, 19 April 2026, 18:42
Home / NEWS / OBAT LAWAN CORONA DITEMUKAN PENELITI UNAIR INI JENIS OBAT NYA
Konferensi pers penemuan obat melawan Covid Unair.

OBAT LAWAN CORONA DITEMUKAN PENELITI UNAIR INI JENIS OBAT NYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Diketahui wabah virus covid – 19 hingga hari ini belum ditemukan obat penangkalnya, riset dan penelitian terus dilakukan 0leh tenaga kesehatan di dunia untuk menemukan obat atau vaksinnya termasuk yang dilakukan peneliti Universitas Airlangga (Unair) yang mengklaim telah menemukan lima kombinasi obat untuk melawan Corona.

Didukung oleh Badan Inteligen Nasional (BIN) RI dan sejumlah pihak, temuan obat yang sudah beredar di pasaran ini diumumkan di Jakarta dipimpin langsung Sekretaris Utama BIN, Kolonel Bambang Sunarwibowo, Jumat (12/06/2020) dan diumumkan Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga, Dr dr Purwati SpPD K – PTI FINASIM diantaranya :

1. Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne.
2. Lopinavir/ritonavir dengan doxycyline.
3. Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine.
4. Hydroxychloroquine dengan azithromicyne.
5. Hydroxychloroquine dengan doxycycline.

Tetapi Regimen kombinasi obat Corona tersebut tidak untuk dijual bebas, “belum diperjualbelikan. Ini kolaborasi antara UNAIR, BNPB, dan juga Badan Intelijen Negara,” ungkap dr Purwati.

Ditambahkan kombinasi regimen obat tersebut potensi dan efektivitas bagus terhadap daya bunuh virus dengan dosis masing – masing obat dalam kombinasi 1/5 dan 1/3 lebih kecil dibandingkan dosis tunggalnya sehingga mengurangi efek toksik dari obat tersebut bila diberikan sebagai obat tunggal, “kini sudah ada ratusan obat yang sudah diproduksi dan akan disebarkan kepada rumah sakit yang membutuhkan,” kata dr Purwanti.

Sejumlah peneliti UNAIR dijelaskan juga menemukan potensi dalam penelitian stem cell dua formula yaitu Haematopotic Stem Cells (HSCs) dan Natural Killer (NK) cells, “dari hasil uji tantang HSCs ditemukan bahwa setelah 24 jam virus SARS CoV2 isolat Indonesia sudah dapat dieliminasi oleh stem cells tersebut. Sedangkan hasil uji tantang NK cells terhadap virus, setelah 72 jam didapatkan sebagian virus dapat diinaktivasi oleh NK cells tersebut,” jelas dr Purwanti.

Sehingga kedua cara tersebut memiliki potensi dan efektivitas cukup bagus sebagai pencegahan maupun pengobatan virus SARS CoV 2 dan kedua pengobatan alternatif itu dapat menjadi rekomendasi bagi para dokter, industri obat dan masyarakat dalam menangani Covid – 19 secara cepat.

Penjelasan atas keberhasilan yang dilakukan oleh tim peneliti Unair juga disampaikan oleh Rektor Unair, Prof Dr H Mohammad Nasih, MT SE Ak CMA dari Gedung Management Kampus C Unair dihadapan awak media dengan mengatakan mendukung segala usaha untuk mempercepat penanganan Covid – 19 di Indonesia, Jumat (12/06/2020).

Bentuk ikhtar dalam bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara merupakan hal yang dilakukan, “kami akan mendukung penuh penelian UNAIR terkait percepatan Covid – 19 ini. Semoga ini menjadi langkah baik bagi riset Indonesia dengan untuk membuktikan penelitiannya dalam waktu singkat. Artnya Indonesia mampu jika kita semua bersatu dan melakukan ini bersama,” ucap Prof Nasih. (Red)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …