Sabtu, 24 Oktober 2020, 21:42
Home / JAKARTA / TAK CUKUP PENUHI KEBUTUHAN INDUSTRI PEMERINTAH IZINKAN IMPORT GARAM DENGAN SYARAT
Ilustrasi Garam. (Dokumen)

TAK CUKUP PENUHI KEBUTUHAN INDUSTRI PEMERINTAH IZINKAN IMPORT GARAM DENGAN SYARAT

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kebutuhan garam pada industri di Indonesia secara nasional baik secara kualitas dan kuantitas belum terpenuhi kebutuhannya sehingga Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengizinkan importasi garam khusus untuk kebutuhan industri, Senin (05/10/2020).

Importasi garam industri guna memenuhi kebutuhan industri jangka pendek akan direkomendasi Kementerian Perindustrian termasuk mengawasi secara ketat importirnya, “industri – industri yang untuk makanan dan industri yang membutuhkan garam industri itu mereka mengimpor langsung dengan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian,” terang Luhut.

Usai Rapat Terbatas (Ratas) konferensi video mengenai Percepatan Penyerapan Garam Rakyat disampaikan Luhut Kementerian Perindustrian akan melakukan pendataan dan menyampaikan ke publik, “yang paling tahu ini adalah Menteri Perindustrian, berapa industri yang membutuhkan garam industri, dan berapa jumlah yang mereka butuhkan. Nanti akan diinventarisasi dan diterbitkan ke publik sehingga publik akan ikut mengawasi,” jelasnya.

Jikalau izin import telah diberikan dan pengimpor melakukan pelanggaran peruntukan garam industri tersebut maka Pemerintah tak segan mencabut izinnya, “kalau dia nanti mengimpor dan menjual ke luar, itu nanti akan dicabut izinnya atau ada tindakan sanksi dari Kementerian Perindustrian. Ini saya kira yang sangat esensial,” terang Luhut.

Pada Ratas sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan jajaran mengambil langkah meningkatkan produktivitas dan kualitas garam rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan industri dengan menekankan pentingnya penggunaan teknologi.

Kata Presiden saat itu, “lahan garam ini harus betul – betul diintegrasikan dengan industri, harus terintegrasi dan ada ekstensifikasi. Penggunaan inovasi teknologi produksi terutama washing plant harus betul – betul kita kerjakan, sehingga pasca produksi itu betul – betul bisa memberikan ketersediaan, terutama dalam gudang penyimpanan,” jelasnya. (Red)

Check Also

MASYARAKAT PATUH SCREENING DAN ISOLASI COVID JATIM SISA TAK SAMPAI ENAM PERSEN

WAGATABERITA.COM – PACITAN. 1.005.807 test penggunaan rapid test baik antibody