Kamis, 3 Desember 2020, 14:29
Home / JAKARTA / PASTIKAN VAKSIN COVID HALAL INI YANG DILAKUKAN MUI BERANGKAT KE TIONGKOK
Ilustrasi covid.

PASTIKAN VAKSIN COVID HALAL INI YANG DILAKUKAN MUI BERANGKAT KE TIONGKOK

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Menghadapi wabah corona dengan vaksin adalah salah satu langkah Pemerintah untuk mengatasi penularannya, hingga saat ini pelaksanaan penyuntikan terus dipersiapkan kepada masyarakat dengan vaksin Merah Putih yang dikembangkan periset di Indonesia bahkan pengadaan vaksin melalui kerja sama dengan negara lain, Sabtu (17/10/2020)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan terus dilibatkan oleh Pemerintah sejak awal pandemi yang telah mengeluarkan acuan Fatwa mulai dari mengenai ibadah shalat Jumat, shalat Idulfitri, shalat Iduladha, pembayaran zakat yang dipergunakan untuk penanggulangan pandemi serta cara beribadah bagi tenaga medis yang menggunakan baju hazmat, serta pemulasaran jenazah.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menjelaskan, “untuk vaksin, saya sudah minta (MUI) dilibatkan dari mulai perencanaan, pengadaan vaksin, kemudian pertimbangan kehalalan vaksin, audit di pabrik vaksin termasuk kunjungan ke fasilitas vaksin di RRT (Republik Rakyat Tiongkok). Kemudian juga terus menyosialisasikan ke masyarakat dalam rangka vaksinasi,” jelasnya.

Sertifikat halal dari lembaga yang memiliki otoritas seperti MUI wajib dimiliki Vaksin, “tetapi kalau tidak halal, namun tidak ada solusi selain vaksin tersebut, maka dalam situasi darurat bisa digunakan dengan penetapan yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia,” tambah Wapres.

Diketahui kerjasama beberapa negara untuk memenuhi kebutuhan vaksin covid – 19 di Indonesia telah dilakukan pada perusahaan pembuat vaksin seperti Sinopharm dari Uni Emirat Arab serta Sinovac dan CanSino dari RRT yang telah menyampaikan komitmennya memasok vaksin ke Indonesia.

Melihat kualitas fasilitas produksi dan kehalalan vaksin Sinovac dan CanSino tim inspeksi yang terdiri dari unsur BPOM, Kementerian Kesehatan, MUI dan Bio Farma bertolak ke Tiongkok sementara data untuk vaksin G42/Sinopharm yang diproduksi di Uni Emirat Arab akan diambil dari data uji klinis di negara tersebut.

Dalam proses pengujian data untuk menjamin kehalalan vaksin Sinovac dan CanSino, begitu juga dengan vaksin G42/Sinopharm MUI dilibatkan, “MUI – nya Abu Dhabi (Uni Emirat Arab) sudah menyatakan no issue dengan kehalalan vaksin G42” ungkap Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir Jumat (16/10/2020). (Red)

Check Also

BERIKUT NASIB 10 LEMBAGA YANG DIBUBARKAN PEMERINTAH

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi