Kamis, 3 Desember 2020, 15:05
Home / NEWS / PEMERINTAH LAKUKAN INI DI TNK UNTUK LINDUNGI KOMODO DARI WISATAWAN PADA MASA PANDEMI CORONA
Komodo.

PEMERINTAH LAKUKAN INI DI TNK UNTUK LINDUNGI KOMODO DARI WISATAWAN PADA MASA PANDEMI CORONA

WAGATABERITA.COM – NTT. Sebagai satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor 106/Menlhk/Sekjen/KUM. 01/12/2018 biawak komodo (Varanus komodoensis) termasuk satwa endemik Indonesia yang sangat dikenal oleh masyarakat dunia.

Kadal yang memiliki morfologi dan ukuran tubuh terbesar yang masih hidup termasuk salah satu reptil terkenal di dunia biawak komodo biasa disebut ‘ora’ oleh penduduk asli Pulau Komodi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabtu (07/11/2020).

Dikenal dengan Taman Nasional Komodo (TNK) yang telah mendapat label global bahkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) telah memilih TNK sebagai Cagar Biosfer (1977) dan Warisan Dunia (1991) dengan luas 173.300 hektare (ha), terdiri dari 58.449 ha atau 33,76% daratan dan 114.801 ha (66,24%) perairan.

Tetapi pengembangan wisata di kawasan ini sangat dibatasi terbukti selama ini Zona yang ditetapkan Pemanfaatan Wisata Daratan hanya 824 ha (0,4%) dan Zona Pemanfaatan Wisata Bahari sebesar 1.584 ha (0,95%) walau demikian lokasi wisata di TNK ini telah menarik minat ratusan ribu wisatawan domestik maupun mancanegara setiap tahun.

Sarana prasarana TNK hingga saat ini terus dikembangkan baik untuk wisata edukasi maupun penelitian dan dukungan di kawasan terus diperkuat termasuk perlu pembatasan secara selektif agar para pelancong tidak merusak ekosistem di kawasan tersebut.

Kedepan sejumlah spot wisata di TNK disiapkan sebagai pariwisata premium dengan melakukan penataan sarana prasarana di Lembah Loh Buaya, Pulau Rinca TNK oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang hingga kini telah mencapai 30% dari yang ditargetkan yang rencananya akan tuntas pada Juni 2021.

Dari data Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) jumlah populasi biawak komodo di Lembah Loh Buaya meningkat dengan jumlah 2.897 individu pada tahun 2018 menjadi 3.022 di tahun 2019 di Pulau Komodo dan Pulau Rinca sebanyak 7 individu di Pulau Padar, 69 individu di Gili Motang, dan 91 individu di Nusa Kode.

Di kawasan TNK populasi biawak komodo terbanyak ada di lima pulau utama, yakni Pulau Komodo, Rinca, Padar, Nusa Kode (Gili Dasami) dan Gili Motang. Di Pulau Flores sendiri terdapat di empat kawasan konservasi diantaranya Cagar Alam Wae Wuul, Wolo Tado, Riung, dan di Taman Wisata Alam Tujuh Belas Pulau, tepatnya di Pulau Ontoloe.

Sementara pengunjung TNK di Pulau Rinca dimasa pandemi covid – 19 dibatasi maksimal 150 orang per hari, bahkan di hari biasa hanya 10 – 15 orang per hari selain untuk menjaga kelestarian satwa juga guna mengikuti arahan Pemerintah menerapkan protokol kesehatan upaya pencegahan penyebaran virus corona. (Red)

Check Also

TOL KLBM BEROPERASI KHOFIFAH HARAP JADI SOLUSI EFEKTIF KONEKTIVITAS SENTRA INDUSTRI RING SATU JATIM

WAGATABERITA.COM – GRESIK. Guna memastikan layanan operasional Tol Krian –