Kamis, 3 Desember 2020, 14:45
Home / JAKARTA / MUI PASTIKAN VERIFIKASI VAKSIN COVID DENGAN TELITI DAN AMAN SEBELUM DIBERIKAN PADA MASYARAKAT
Wapres Maruf Amin.

MUI PASTIKAN VERIFIKASI VAKSIN COVID DENGAN TELITI DAN AMAN SEBELUM DIBERIKAN PADA MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Vaksin Corona Virus Disease 2019 (covid – 19) terus dilakukan proses pengembangannya termasuk proses verifikasi yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus dilakukan. Proses panjang dengan melakukan tindakan hati – hati agar vaksin yang akan diberikan pada seluruh masyarakat Indonesia terkonfirmasi kehalalannya hingga fatwa yang menguatkan terus dilakukan dengan matang.

Sebelum dilaporkan kepada Wakil Presiden proses dilakukan dengan teliti, “Iya kalau soal vaksin sampai sekarang belum ya, MUI belum melaporkan. Saya kira MUI akan sangat berhati – hati untuk urusan vaksin itu sampai betul – betul fix (pasti), baru kemudian dilaporkan kepada Wakil Presiden,” jelas Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, Jumat (06/11/2020).

Proses verifikasi yang dilakukan ke Tiongkok merupakan orang pilihan yang memiliki kompetensi d bidangnya (kesehatan dan fatwa), “itu kan memang tidak sederhana. Jadi verifikasi ke China itu kan kemarin ada dua orang. Yang satu adalah yang mempunyai keahlian di bidang kehalalan dari sebuah produk dan itu memang orang – orang yang ahli di bidang riset masalah – masalah vaksin, kesehatan, dan seterusnya. Yang satu itu adalah yang berkaitan dengan fatwa. Jadi orang yang memang mengerti tentang syariat fatwa, kalau halal seperti apa, kalau tidak halal bagaimana,” ungkap Masduki.

Bila proses verifikasi selesai dilaksanakan tim MUI diharapkan berkoordinasi dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat – Obatan, dan Kosmetika (LPPOM) kemudian dilaporkan kepada Wakil Presiden, “jadi ini memang prosesnya agak panjang. Tidak mungkin juga kita (MUI) tidak berkoordinasi dengan Pemerintah. Pasti itu akan dilaporkan kepada Wakil Presiden,” terang Masduki.

Diharapkan Masduki proses verifikasi vaksin dapat berjalan lancar yang hasilnya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, “sehingga dengan demikian ketika vaksinasi secara nasional itu dimulai, sudah tidak ada lagi keraguan dan pertanyaan atas kehalalan daripada vaksin,” harapnya.

Masduki berpesan anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berada diposisi 51 persen tidak dihadapi dengan kepanikan, berpikir positif dan dukung pemerintah untuk pemecahannya, “tapi saya rasa kita tidak perlu panik, biasa saja kita hadapi, lalu kemudian bagaimana kita mengungkit ekonomi kita dengan cara penyerapan yang lebih besar terutama masa waktu sampai akhir tahun,” ajaknya. (Red)

Check Also

BERIKUT NASIB 10 LEMBAGA YANG DIBUBARKAN PEMERINTAH

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi