Senin, 25 Januari 2021, 11:56
Home / JAKARTA / PILKADA SERENTAK INI PESAN SATGAS COVID AGAR TAK JADI KLASTER BARU
Jubir Gugus Tugas Covid.

PILKADA SERENTAK INI PESAN SATGAS COVID AGAR TAK JADI KLASTER BARU

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Pilkada serentak akan dilaksanakan beberapa hari kedepan, harapannya kegiatan tersebut tidak menjadi ajang penularan baru atau bahkan melahirkan klaster baru covid – 19. Jumat (04/12/2020).

Empat hal penting disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan covid – 19 Wiku Adisasmito, “dalam keadaan pandemi, tentunya pemilihan Kepala Daerah atau pemilu tidak bisa dilakukan secara normal,” katanya di Graha BNPB.

Empat pesan penting itu adalah, Pertama masyarakat sebagai pemilih harus menyadari pentingnya peran Kepala Daerah untuk membawa masing – masing daerah bangkit dari covid – 19, “pilihlah pemimpin yang menaati aturan – aturan terkait protokol kesehatan saat melakukan kampanye, karena hal ini dapat menjadi cerminan tanggung jawab pemimpin ke depannya,” jelas Wiku.

Arah ketahanan kesehatan serta pemulihan daerah di tengah pandemi adalah arah Pilkada kali ini, “saya benar – benar berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang bertanggung jawab dan memiliki kapasitas serta komitmen untuk memimpin daerah di tengah masa pandemi,” ajak Wiku.

Mematuhi protokol kesehatan selama gelaran pilkada 2020 adalah pesannya kedua, “gelaran pilkada dapat berlangsung aman apabila semua pihak yang terlibat disiplin untuk menerapkan semua protokol kesehatan serta mengikuti arahan yang telah ditetapkan oleh KPU,” ungkap Wiku.

Pesan ketiganya yakni para calon pemimpin daerah manfaatkan kampanye dengan baik dan tak lelah kampanyekan pentingnya pilkada yang aman dan bebas covid – 19, “selalu patuhi protokol kesehatan dalam berkampanye. Bersikaplah dengan penuh tanggung jawab dan jangan melakukan kegiatan kampanye yang memicu kerumunan,” bilang Wiku.

Kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah diminta mengambil tindakan tegas bila ditemukan calon Kepala Daerah yang tidak mematuhi protokol kesehatan adalah pesan keempat, “koordinasikan dengan Satgas (covid – 19) di daerah untuk segera bubarkan kegiatan kampanye yang menimbulkan kerumunan,” tegas Wiku.

Antisipasi pencegah lonjakan kasus covid – 19 telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) jelang pilkada, “KPU sendiri telah merumuskan aturan protokol kesehatan yang wajib dijalankan oleh penyelenggara pemilu. Yaitu, melakukan testing kepada petugas yang nanti akan bertugas di TPS (tempat pemungutan suara) dan memastikan mereka yang petugas adalah sehat dan bebas covid – 19,” ungkap Wiku.

Saatnya nanti TPS disiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer dan petugas dan pemilih juga diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, dan mengatur kedatangan pemilih agar menghindari terjadinya kerumunan, “periksa suhu tubuh pemilih sebelum masuk ke TPS untuk memastikan pemilih dalam keadaan sehat. Dan melakukan simulasi dengan pengawasan dari Satgas covid – 19,” terang Wiku.

“Mari kita wujudkan pilkada yang aman dan bebas covid – 19. Marilah kita bersama-sama berkomitmen untuk melakukan usaha terbaik demi mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia” tutup Wiku. (Red)

Check Also

PPKM DIPERPANJANG BERIKUT ATURAN YANG BERLAKU

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden