WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan – RB) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) melakukan MoU membentuk Jatim Coorporate University (CorpU) guna menwujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang Profesional dan berkelas dunia.
Dalam hal ini Khofifah mengatakan, “untuk meningkatkan daya saing dan keunggulan ASN, ada format yang sedang disinergikan antara Kemenpan – RB dan LAN dan itu adalah corporate University dan terima kasih Pak Menpan – RB dan Pak kepala LAN memberikan kesempatan untuk BPSDM Jawa Timur mengimplementasikan Corporate University,” jelasnya, Selasa (29/12/2020).
“Penandatanganan Nota Kesepakatan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus kepercayaan besar bagi Pemprov Jatim yang harus dibuktikan dengan penuh tanggung jawab dan keseriusan,” terang Khofifah saat melakukan prosesi MoU pembentukan Jatim Coorporate University secara Virtual dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya bersama Menpan RB Tjahjo Kumolo dan Kepala LAN Dr. Adi Suryanto di kantor masing – masing.
Dalam hal ini Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim ditunjuk sebagai koordinator atau pusat pengembangan kompetensi ASN sehingga mereka dapat meningkatkan profesionalitas sesuai keinginan karena sistem yang dikembangkan pada CorpU adalah belajar dimana saja sehingga format magang atau on The Job Training lebih banyak, “sesuai dengan kompetensi masing – masing. Misalnya di bidang perencanaan berarti nanti lebih banyak di Bappeda kalau anggaran berarti di BPKAD atau yang lainnya,” ungkap Khofifah.
Jejaring kerjasama BPSDM dengan berbagai pihak sebagai sumber belajar juga dimiliki sehingga tim pembelajar yang dapat melayani kebutuhan pengembangan kompetensi ASN sehingga diharapkab pembentukan Jatim Coorporate University dapat menyasar ASN Pemprov Jatim dan Pemkab/Pemkot di seluruh Jawa Timur.
ASN di Pemprov Jatim saat ini berjumlah 78.351 orang yang terdiri dari 46.746 PNS, 9.958 PTT – PK dan 21.467 GTT/PTT Dindik Non PNS. Sedangkan, jumlah ASN di Kabupaten/Kota sebanyak 293.384 orang, “dengan demikian, potensi lebih dari 371 ribu yang tidak mungkin jumlah sebesar itu, pengembangan kompetensinya dilakukan secara konvensional dan klasikal saja,” tutup mantan Mensos ini. (Red)
- MUI PASTIKAN VERIFIKASI VAKSIN COVID DENGAN TELITI DAN AMAN SEBELUM DIBERIKAN PADA MASYARAKAT
- PERCEPAT PRODUKSI VAKSIN COVID BPOM KAWAL TERUS PROSES REGULASINYA
- KOMISIONER KOMNAS BILANG ADA POTENSI PELANGGARAN HAM PADA KASUS PEMANGGILAN POLISI PADA PETAMBAK BILA BELUM PERNAH TERIMA SOSIALISASI UU BARU
- ARIST AJAK ORANG TUA TAK LAKUKAN KEKERASAN PADA ANAK WALAU KEBIJAKAN PSBB DILAKUKAN
- BERIKUT LIMA HARAPAN PUBLIK SETELAH M SYARIFUDDIN TERPILIH SEBAGAI KMA
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.