Senin, 25 Januari 2021, 11:56
Home / JAKARTA / ADA KASUS BARU COVID WNA DILARANG MASUK INDONESIA BERIKUT ATURANNYA
Menlu Retno Marsudi saat bersama Presiden Jokowi. (Dokumen)

ADA KASUS BARU COVID WNA DILARANG MASUK INDONESIA BERIKUT ATURANNYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Pandemi covid – 19 hingga saat ini masih belum dapat diatasi sepenuhnya oleh semua negara di dunia. Hingga saat ini dikabarkan covid – 19 kembali muncul varian baru yang membuat setiap negara harus lrbih waspada menanggapinya.

Melihat itu Indonesia langsung tanggap dalam mengatasi hal tersebut dimana salah satu langkah yang diambil Pemerintah yakni menutup sementara masuknya Warga Negara Asing (WNA) per tanggal 1 Januari 2021.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, “Rapat Kabinet Terbatas tanggal 28 Desember 2020 memutuskan untuk menutup sementara, saya ulangi, untuk menutup sementara dari tanggal 1 – 14 Januari 2021 masuknya Warga Negara Asing atau WNA dari semua negara ke Indonesia,” terangnya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (28/12/2020).

Pada kesempatannya Menlu Retno Marsudi didampingi Juru Bicara covid – 19 Profesor Wiku menjelaskan, “saat ini telah muncul pemberitaan mengenai strain baru virus covid – 19 yang menurut berbagai data ilmiah memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat sehingga Rapat Kabinet Terbatas tanggal 28 Desember 2020 memutuskan untuk menutup sementara, saya ulangi, untuk menutup sementara dari tanggal 1 – 14 Januari 2021 masuknya Warga Negara Asing atau WNA dari semua negara ke Indonesia,” terangnya.

Lanjut Menlu, “untuk Warga Negara Asing (WNA) yang tiba di Indonesia pada hari ini (28 Desember 2020) sampai tanggal 31 Desember 2020, maka diberlakukan aturan sesuai ketentuan dalam adendum Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 3 Tahun 2020.”

Berikut isinya :

a. menunjukkan hasil negatif melalui tes RT – PCR di negara asal, yang berlaku maksimal 2 × 24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e – HAC (Indonesia Health Alert Card/Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik) Internasional Indonesia ;

b. pada saat kedatangan di Indonesia melakukan pemeriksaan ulang RT – PCR dan apabila menunjukkan hasil negatif, maka WNA melakukan karantina wajib selama lima hari terhitung sejak tanggal kedatangan ;

c. setelah karantina lima hari, melakukan pemeriksaan ulang RT – PCR dan apabila hasil negatif maka pengunjung diperkenankan meneruskan perjalanan.

Sementara bagi WNI sendiri sesuai Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2011 Pasal 14, tetap diizinkan kembali ke Indonesia sesuai dengan ketentuan adendum Surat Edaran yang sama diantaranya :

a. menunjukkan hasil negatif melalui tes RT – PCR di negara asal yang berlaku maksimal 2 × 24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e – HAC Internasional Indonesia ;

b. pada saat kedatangan di Indonesia melakukan pemeriksaan ulang RT – PCR dan apabila menunjukkan hasil negatif, maka melakukan karantina wajib selama lima hari terhitung sejak tanggal kedatangan di tempat akomodasi karantina yang telah disediakan oleh Pemerintah ;

c. setelah karantina lima hari, WNI melakukan pemeriksaan ulang RT – PCR dan apabila hasil negatif maka diperkenankan meneruskan perjalanan.

Pada penutupan Menlu menyampaikan, “sementara perjalanan WNA ke Indonesia dikecualikan bagi kunjungan resmi pejabat setingkat Menteri ke atas dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat, dan kebijakan ini akan dituangkan dalam Surat Edaran baru Satgas covid – 19,” tutupnya. (Red)

Check Also

PPKM DIPERPANJANG BERIKUT ATURAN YANG BERLAKU

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden