Senin, 25 Januari 2021, 11:30
Home / JAKARTA / WASPADA KEGIATAN INI DILARANG SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU

WASPADA KEGIATAN INI DILARANG SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kasus covid – 19 di Indonesia belumlah usai, melalui beberapa pengalaman pasca liburan Pemerintah saat ini memutuskan melarang kerumunan dan perayaan saat liburan natal dan tahun baru 2020 – 2021 di tempat umum yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan covid – 19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, yang dilaksanakan secara virtual.

Dalam putusan Rakor implementasi pengetatan yang dilakukan mulai tanggal 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 dimana disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan covid – 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) alasan mendasar keluarnya kebijakan tersebut karena peningkatan kasus masih terjadi pasca libur dan cuti bersama pada akhir Oktober lalu.

Kenaikan kasus covid – 19 saat itu di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Bali, dan Kalimantan Selatan, “jumlah angka positif dan angka kematian terus meningkat pasca libur di 8 dan 20 Provinsi, setelah sebelumnya trennya menurun,” ungkap Luhut.

Pengetatan kebijakan bekerja dari rumah diminta Luhut pada Gubernur DKI Jakarta hingga 75 persen, “saya juga minta Pak Gubernur untuk meneruskan kebijakan membatasi jam operasional hingga pukul 19.00 dan membatasi jumlah orang berkumpul di tempat makan, mall, dan tempat hiburan,” tegasnya.

Wakil Ketua KPCPEN ini bahkan meminta pemilik pusat perbelanjaan melalui Gubernur DKI Jakarta agar memberikan keringanan sewa dan biaya layanan kepada para penyewa, “skema keringanan penyewaan dan service charge (biaya layanan) agar disetujui bersama antara pusat perbelanjaan dan tenant. Contoh di antaranya prorate, bagi hasil, atau skema lainnya,” pintanya.

Sementara dirinya meminta kegiatan berpotensi mengumpulkan banyak orang seperti hajatan dan acara keagamaan dibatasi atau dilarang dan meminta TNI/Polri memperkuat operasi perubahan perilaku, “ini akan didahului dengan apel akbar TNI/POLRI yang dipimpin oleh Presiden sebagai bentuk penguatan komitmen,” pesan Luhut.

Bagi Gubernur Jawa Barat, Tengah, dan Timur diarahkan optimalisasi pemanfaatan isolasi terpusat bahkan memperkuat operasi yustisi pelaksanaan isolasi terpusat dan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak), “Pemerintah Daerah saya minta juga mengetatkan pembatasan sosial berdasarkan konteks urban dan suburban/rural,” harap Luhut.

Pemerintah daerah diminta mengetatkan implementasi WFH dan pembatasan jam operasi tempat makan, hiburan, mall hingga pukul 20.00 waktu setempat dalam konteks urban/perkotaan dan wilayah pedesaan diminta untuk memperkuat implementasi pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas.

Check Also

PPKM DIPERPANJANG BERIKUT ATURAN YANG BERLAKU

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden