Jumat, 18 Juni 2021, 12:29
Home / JAKARTA / ADA YANG MASIH NEKAT MUDIK BEGINI AKSINYA
Terminal Purabaya. (Dokumen)

ADA YANG MASIH NEKAT MUDIK BEGINI AKSINYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan secara umum gelombang arus mudik dimasa liburan Idul Fitri tahun ini dengan transportasi publik relatif terbendung dimana disampaikan saat rapat kabinet terbatas yang membahas evaluasi sementara pelaksanaan kebijakan peniadaan mudik 6 – 17 Mei 2021, di Istana Kepresidenan, Jakarta seperti dikutip laman Indonesiago Rabu 12 Mei 2021.

Walau demikian dari hasil serangkaian survey dijelaskan pelaku perjalanan mudik secara nasional diperkirakan masih mencapai 16,4 juta dimana sebagian pemudik sudah bergerak ke tempat tujuan sebelum masa pelarangan mudik diberlakukan yang terpantau dari melonjaknya arus lalu lintas baik dengan moda transportasi udara, laut, dan darat sebelum 6 Mei 2021 mencapai 20 – 30 persen dibanding hari biasa.

Pada masa pemberlakuan pelarangan mudik transportasi umum pemakaiannya terpantau menyusut drastis diantaranya moda transportasi laut turun 35 persen dan pengguna jasa penyeberangan berkurang 65 persen tetapi pemudik dengan kendaraaan pribadi (mobil dan sepeda motor) terpantau meningkat.

Walau Polri menerjunkan ribuan personelnya guna penjagaan dan penyekatan yang digelar hingga 381 lokasi di seluruh Indonesia tetapi banyak pemudik melakukan berbagai siasat mengelabuhi petugas dalam ‘operasi ketupat 2021’ guna melakukan perjalanan mudik.

Dijelaskan dari hasil pemerikasaan petugas kepolisian selama 3 hari pada tanggal 6 – 8 Mei telah lebih dari 113 ribu unit kendaraan yang diperiksa dimana 41 ribu unit diminta berputar balik ke tempat asal termasuk terdaoat 346 unit kendaraan travel gelap diberi sanksi.

Tetapi sebagian pemudik tak mudah menyerah sebagian dari mereka nekat keluar dari jalan tol memasuki jalur alteri bila gagal masih mencari jalur tikus bahkan ada yang nekat menerobos pembatas jalan bahkan ada yang mencoba menembus barikade petugas dengan mobil pribadi atau sepeda motor.

Sebagian diantara mereka bersiasat dengan kendaraan niaga seperti mobil boks bahkan sebagian mereka yang tak membekali diri dengan surat izin keluar masuk (SIKM) dan tak peduli dengan syarat tes cepat antigen bebas infeksi covid – 19 nekat memacu kendaraanya melawan arah melalui jalur sebelahnya termasuk perdebatan sengit dan pertengkaran dilakukan sebagian pemudik sehingga antrian panjang terjadi di beberapa wilayah.

Pencegahan potensi penularan covid – 19 saat ini berada ditangan daerah baik pemerintah provinsi, Kabupaten/Kota termasuk kelurahan dan desa dimana petugas lapangan wajib memastikan pemudik yang datang tak membawa virus covid – 19 termasuk saat kembali ke tempat asal tak membawa oleh – oleh virus covid – 19 dimana penularan dihentikan dari arah manapun.

Check Also

TAK SAMA BELAJAR BIASA INI ATURAN PTM DILAKUKAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Sesuai SKB 4 Menteri yang mempersiapkan Pembelajaran