Rabu, 22 April 2026, 21:28
Home / NEWS / SERANGAN JANTUNG, SEORANG NELAYAN TEWAS SAAT MELAUT
Polisi Bersama Tim Medis Lakukan Pemeriksaan Luar Terhadap Jasad Korban. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

SERANGAN JANTUNG, SEORANG NELAYAN TEWAS SAAT MELAUT

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Nasib apes menimpa salah seorang nelayan asal Desa Banjar Kecamatan Panggul Kabupaten, yang harus meregang nyawa saat melaut di perairan Pantai Konang Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Kejadian seorang nelayan yang meninggal mendadak di atas perahu tersebut diketahui bernama Sanusi (50) warga Dusun Nambak RT 22 RW 03 Desa Banjar Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (27/09) sekira pukul 19 : 30 WIB. Berawal saat korban bersama rekannya yang bernama Sukatman (52) pergi melaut ke Pantai Konang yang berada di Dusun Sukorejo Desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian orang meninggal dunia mendadak di atas perahu yang ada di perairan Pantai Konang Kecamatan Panggul. “Berdasarkan laporan dari Kepala desa setempat, bahwa telah terjadi seorang nelayan yang meninggal dunia mendadak saat melaut di perairan Pantai Konang dengan tujuan mencari ikan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/09/2017).

Ditambahkan Supadi, lokasi kejadian tersebut berjarak kurang lebih sekitar 3 mil dari bibir pantai Konang. Sekira pukul 19 : 00 WIB, saat korban bersama Sukatman berniat untuk pulang dari mencari ikan, korban mengendalikan mesin perahu sedangkan Sukatman membuang air laut yang masuk ke dalam perahu.

“Namun pada saat itu tiba – tiba saksi Sukatman melihat korban terjatuh dan tergeletak di atas belakang perahu. Setelah dihampiri dan diperiksa ternyata korban sudah meninggal dunia. Dan selanjutnya membawa korban ke tepi pantai serta melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Panggul,” imbuhnya.

Mendapati laporan tersebut, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta melakukan pemeriksaan dari sejumlah saksi – saksi.

Dari hasil visum tim medis setempat, korban memiliki ciri – ciri rambut ikal dengan tinggi badan 160 cm. Serta tidak terdapat luka pada kepala dan anggota badan utuh.

“Tidak ada bekas tanda – tanda penganiayaan atau kekerasan dalam tubuh korban, dan dimungkinkan korban meninggal dunia karena serangan jantung. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (Ayu Mila Sari)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …