WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. 3 kendaraan terlibat kecelakaan Karambol, di jalur maut Pantura, Pajarakan kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (04/10/2017). 3 kendaraan itu, adalah sebuah truk kontainer bernopol W 9608 UN, bermuatan mobil, sebuah minibus bernopol N 749 NH, dan sepeda motor matic bernopol N 2374 NBC.
Kecelakaan bermula, saat minibus yang dikendarai Suno, bersama 4 orang keluarganya, warga desa Bulu kecamatan Kraksaan, Probolinggo, melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi, hendak menyalip sebuah kendaraan yang ada di depannya. Sementara, dari arah berlawanan muncul sebuah truk kontainer bermuatan mobil, yang dikendarai oleh Dwita Fujiono, dan kernetnya Mohammad Rizki, warga Surabaya.
Na’as, tabrakpun tak dapat dihindari. Meski sopir truk telah berusaha menghindar, dengan membanting setir ke arah kiri, namun benturan antara bodi minibus dan truk kontainer, akhirnya tetap terjadi. Tak cukup disitu, laju minibus kemudian berbelok arah dan menghantam sebuah sepeda motor matic, yang dikendarai oleh Sugiono bersama anak dan istrinya.
Akibat kecelakaan maut itu, 8 orang mengalami luka – luka serius dibagian kaki dan kepala, sehingga harus di evakuasi ke ruang unit gawat darurat, rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan kabupaten Probolinggo.
5 diantaranya pengendara minibus, Suno, Mudawama, Zainatulfatah, Umi Zaidatul Nikamtilah, Zidan (balita usia 6 bulan). 3 pengendara motor, yakni Sugiono, Mila, Hazimatul Mila. Sementara, sopir truk kontainer dan kernetnya, langsung diamankan petugas, ke pos lalu lintas Gending Probolinggo.
“Tadi minibus melaju kencang dari barat, bolak balik ke luar jalur mau nyalip kendaraan di depannya. Karena kres saya langsung banting stir ke arah kiri untuk menghindar, namun tetap tabrakan terjadi,” ungkap Dwita Fujiono, sopir truk.
Kasatlantas Polres Probolinggo, Akp. Tri Nuartiko mengatakan, petugas masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, yang menyebabkan korban luka 8 orang itu. Untuk dugaan sementara, kecelakaan bermula oleh minibus yang melaju terlalu kencang, hingga sopir lepas kemudi.
Sementara dampak lain kecelakaan maut itu, membuat arus lintas Pantura, arah Surabaya-Situbondo tersendat selama 30 menit, dan mengular sejauh 3 kilometer. Dan kini, tengah dalam penangan petugas satuan lalu lintas Polres Probolinggo. (Zulkiflie/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.