WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mengklaim, bahwa berbagai program KKP sepanjang empat tahun terkahir, mampu memberikan efek positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Program dan dukungan itu, adanya bantuan langsung bagi pelaku utama perikanan yakni pembudidaya ikan, nelayan, pengolah dan petambak garam.
Hal itu dilihat dari data KKP yang mencatat, Nilai Tukar Nelayan (NTN) naik dari 109,86 di tahun 2017, menjadi 113,28 pada tahun 2018. Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi), di periode yang sama naik dari 99,09 menjadi 100,80.
Dan untuk Nilai Tukar Usaha Nelayan (NTUN) naik dari 123,01 menjadi 126,68 dan Nilai Tukar Usaha Pembudidaya Ikan (NTUPi) pada periode yang sama naik dari 110,23 menjadi 113,27.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyatakan, bahwa program dukungan oleh KKP, diarahkan agar menyentuh langsung para pelaku utama.
Menurutnya ada dua fokus utama KKP , meliputi bagaimana dukungan KKP dapat secara langsung meningkatkan produktivitas dan efisiensi, Sehingga pelaku utama mendapatkan nilai tambah keuntungan yang lebih besar dan kapasitas usaha yang lebih kuat.
“KKP terus mendorong peningkatan kesejahteran pelaku utama perikanan. Kami akan pastikan, program ini bisa memberikan dampak positif bagi perbaikan struktur ekonomi masyarakat dan perekonomian daerah,” jelas Slamet, Kamis (28/02/2019) saat acara Restocking ikan di Pantai Bentar, Probolinggo.
Lanjut Slamet, Tren pertumbuhan NTN dan NTPi yang positif sepanjang tahun 2018, menunjukkan bahwa ada perbaikan struktur ekonomi masyarakat pelaku usaha perikanan (nelayan dan pembudidaya).
Menurutnya pendapatan pelaku usaha kelautan dan perikanan, juga tercatat mengalamai kenaikan. Tahun 2017 rata-rata pendapatan nelayan sebesar Rp. 3,439 juta naik menjadi Rp. 3,636 juta pada tahun 2018.
Serta dengan pembudidaya ikan, pada periode yang sama naik dari Rp. Rp. 3,298 juta menjadi Rp. 3,385 juta;
“Kinerja positif tersebut tidak terlepas dari berbagai program Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang secara langsung fokus dalam menciptakan efisiensi produksi dan nilai tambah,”pungkasnya.
Wakil Bupati Probolinggo, Ahmad Timbul Prihanjoko, menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan Pemerintah pusat untuk Kabupaten Probolinggo. Ia berharap dukungan ini akan memberikan efek percepatan terhadap pembangunan di Probolinggo.
“Kami atas nama masyarakat Probolinggo mengucapkan terima kasih. Saya berharap kunjungan bapak bapak semua bisa rutin dilakukan, tentunya dengan membawa program program bagi masyarakat”, ungkapnya. (Zulkiflie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.