WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Terlahir dengan fisik yang kurang sempuna tak membuat orang tua Rizki berkecil hati dan menyerah, mengikuti perkembangan pertumbuhan anak nya Ahmad Rizki Fauzi yang sejak kecil terpantau suka menggambar membuat orang tua Rizki turut mendukung kemampuan anaknya tersebut sejak usia dini.
Rizki pun di sekolahkan seperti anak normal lainnya sejak SD hingga selesai menempuh pendidikan SMK, sejak kecil Rizki sebenarnya banyak mendapat bulying tapi selama itu Rizki tak pernah marah ataupun membalas.
- ANGGARAN SANGGAR SENI TAK TURUN INDAH KURNIA ENGGAN TANGGAPI PERTANYAAN WARTAWAN
- LUDRUK MILENIAL SUKSES DIGELAR SEMUA BERHARAP BUDAYA JATIM INI WAJIB DILESTARIKAN
- PEMKOT DIHARAP DAPAT MEMILAH MANA KELOMPOK LUDRUK PROFESIONAL DAN AMATIR
- INI BUKTI GENERASI MILENIALS TAK TINGGALKAN BUDAYA LUDRUK
- PARA PEMERAN ALADIN 1001 MALAM DI PAGELARAN LUDRUK SURABAYA
Dalam hal ini Rizki hanya membuktikan walau dirinya tak sempuna tak bisa dianggap remeh dia juga membuktikan dan bahkan mengajak teman – teman non difabel agar bisa saling berkoraborasi dalam berprestasi.
Hal itu akhirnya tercapai Rizki saat ini telah tergabung dalam doodle art sebuah komunitas doodle yang anggotanya adalah anak – anak non difabel yang berkoraborasi bersama dan menghasilkan hasil – hasil karya yang tak dimiliki semua anak.

Telah banyak hasil karya Rizki yang diantarannya membuat sketsa wajah para artis hingga pejabat yang mengakui kehandalannya, Rizki bahkan mengarang sebuah lagu tentang curahan hatinya yang juga mengajak teman – teman difabel tak mudah menyerah dan non difabel juga bisa berkoraborasi bersama – sama.
“Rizki berharap teman – teman difabel tetap bersemangat tidak patah semangat, Rizki sudah membuktikan walau begini Rizki bisa berprestasi dan lebih semangat dalam berkarya dan menjalani kondisi seperti ini,” ajak Rizki saat di temui di kegiatan doodle art yang diselenggarakan di Yello Hotel Surabaya, Sabtu (31/08/2019). (Juliman)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.