WAGATABERITA.COM – BONDOWOSO. Bencana banjir bandang yang terjadi di Bondowoso beberapa waktu lalu menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa, bersana Kepala Dinas sosial, BPBD, PU Bina Marga, Dinas kesehatan, Bupati Bondowoso dan Kapolres Bondowoso Khofifah memantau kondisi korban banjir bandang hingga ke dapur umum yang berada di desa Sempol Bondowoso.
Selain memantau menu makanan di dapur umum milik Dinas sosial yang bekerja sama dengan BPBD, Gubernur Khofifah bahkan turut memasak nasi dan mencicipi lauk yang ada di dapur umum.
- “SEJAM HUJAN” KOTA RAHA DAN WATOPUTEH BANJIR, RUMAH WARGA TENGGELAM KARENA DRAENASE BURUK
- RUMAH DI TIGA KELURAHAN MUNA TERGENANG AIR HUJAN, WARGA HARAP PEMDA SEGERA PERBAIKI DRENASE
- MAKASSAR TERGENANG BANJIR, WALIKOTA TURUN LOKASI
- WAJO KEMBALI DILANDA BANJIR
- FEBRRY RIFAI : BANJIR DI MUNA PENYEBABNYA HUTAN GUNDUL
Bantuan juga diberikan kepada para korban banjir bandang, “Alhamdulillah kebutuhan untuk korban sudah ada dan terpenuhi. Saya minta makanan untuk korban dan petugas dijaga kualitas rasanya, sehingga warga tidak mengeluh lagi soal makanan di dapur umum ini,” ungkapnya.
Sementara Kadinsos Jawa timur, M. Alwi mengungkapkan “sesuai permintaan Bu Gubernur Jawa Timur, Dinsos akan terus menjaga kualitas makanan bagi korban dan relawan yang membantu pada bencana banjir ini,” jelasnya.

Ditegaskan bahwa kualitas makanan yang diberikan kepada korban banjir tersebut enak dan bergizi, pihaknya menyiapkan total 3000 nasi bungkus yang dibagikan kepada korban setiap harinya, “untuk pagi hari sebanyak 1000 bungkus, siang juga 1000 bungkus dan sore 1000 bungkus serta Dinsos juga menyediakan makanan bagi para relawan dan petugas yang membantu korban banjir bandang di Bondowoso ini,” kata M Alwi.
Dinsos Jawa Timur telah menyiapkan 15 ribu personil untuk mengevakuasi korban banjir bandang di Bondowoso, termasuk dari Tagana kabupaten Bondowoso, Banyuwangi, Jember dan juga Kemensos. (Imas)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.