WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Gara – gara melakukan pelemparan batu, ke kereta api Ranggajati jurusan Jember – Cirebon, yang tengah melintas.12 anak di bawah umur, diamankan polisi khusus kereta api atau Polsuska, pada Minggu (28/05/2017).
Peristiwa itu terjadi, sekitar pukul 6 : 45 pagi, di petak 105 + 1, Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo Jawa Timur.
Kepala Peleton Polsuska Daop 9 Jember, Muhammad Halil menyampaikan, aksi pelemparan kereta, tidak hanya sekali ini dilakukan, tapi sudah berulang kali.
“Pada 23 Mei 2017 lalu, juga terjadi pelemparan pada KA Sri Tanjung. akibatnya, satu pramusaji kereta mengalami cidera di bagian dahi, terkena serpihan kaca, dari sana lah kita lakukan penyelidikan,” kata Muhammad.
Masih menurut Halil, Pasca pelemparan KA Sri Tanjung itu, pihak Polsuska langsung mengerahkan beberapa personel, untuk berjaga dan pengintaian di area pelemparan pertama. Berselang 5 hari, akhirnya didapatilah para pelempar kereta yang tengah beraksi kembali, dan dilakukan penangkapan.
Namun demikian, petugas awalnya hanya berhasil menangkap 1 pelaku berinisial MF, sementara yang lain berhasil kabur. Petugas pun lantas memeriksa MF, dan didapatilah nama pelaku pelemparan lainnya, yakni DV (9) dan IRV (12), sementara 8 diantaranya hanya menemani. Semua pelaku itu, merupakan warga kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran kota Probolinggo.
Pihak Polsuska menyayangkan atas tindakan para anak di bawah umur itu, lantaran sangat merugikan keselamatan orang lain. Guna menghindari terjadinya aksi yang sama, petugas KA Daop 9 Jember, akan memperketat jadwal patroli di jalur kereta api. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.