WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pembangunan proyek trem untuk jalur utara ke selatan Kota Surabaya akan dimulai tahun ini. Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Kementerian Perhubungan di Jakarta kemarin, menghasilkan titik terang pembiayaan proyek. Biaya proyek trem yang mencapai Rp. 2,7 triliun itu, nantinya akan didapatkan dari APBN.
“Kemarin sudah dirapatkan di Kemenhub. Kalau trem di Surabaya, mereka sudah punya biaya dari APBN. Untuk tahun ini kira – kira Rp 100 miliar, tahun depan akan lebih banyak lagi,” kata Risma dalam jumpa pers di ruang kerjanya pada Kamis (08/06/2017).
Dalam pembangunan proyek ini, nantinya Pemkot Surabaya akan bekerja sama dengan Kemenhub dan PT KAI.
Senada dengan Walikota Surabaya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat mengungkapkan kelegaannya. Menurut Irvan, pembangunan proyek yang sempat mundur karena terkendala pembiayaan, kini telah menemukan titik terang.
Selama ini Pemkot Surabaya telah melakukan domain pekerjaan sesuai Memorandum of Understanding (MoU) pada 2015 lalu. Untuk itu pengerjaan proyek trem jalur utara – selatan akan diambil dari dana APBN, sementara untuk jalur barat – timur telah diusulkan melalui Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
- RANDOM TEST COVID DIBERLAKUKAN PENUMPANG KRL
- DITENGAH COVID MENHUB PASTIKAN PEMBANGUNAN PELABUHAN NUSA PENIDA BALI TAK BERHENTI
- TRANSPORTASI UMUM DIKENDALIKAN DIMASA PENIADAAN MUDIK INI ATURAN KEMENHUB
- KERETA BANDARA YOGYAKARTA SEGERA BEROPERASI BEGINI PROGRES PEMBANGUNANNYA
- DEWAN RISET NASIONAL DISKUSIKAN ENERGI TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN DENGAN PEMKOT SURABAYA
“Sekarang sudah ada titik terang pembiayaan APBN untuk utara – selatan, dan untuk barat – timur skema diusulkan pembiayaan melalui KPBU,” jelas Irvan. (Nur Rizki Utomo Putri/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.